Rabu, 20 Januari 2016

2015 - a year full of suprises

Dear Readers..

Seperti biasa, setiap akhir tahun, saya menyempatkan diri untuk membuat sebuah tulisan, refleksi perjalanan hidup kami berempat dalam setahun..

Bagi saya dan keluarga kecil kami.. tahun ini, laiknya perjalanan menggunakan rollercoaster.. yang dimulai sejak matahari terbit.... diiringi rintik gerimis dan semburat pelangi.. dan akhirnya.. senja yang menyejukkan hati..

Iya.. menyejukkan hati..

Tahun ini, saya kembali dibukakan mata akan seluruh kebesaranNya..
Tahun penuh kerja dan syukur.. tahun dimana saya harus mengurai.. menguatkan hati dan memberanikan diri untuk melangkah..

Bukan.. bukan untuk pergi.. tapi untuk mencoba hal-hal yang baru untuk keluarga kami..
Dimulai dari perubahan job desc saya di kantor.. yang menharuskan saya meluangkan sedikit waktu untuk belajar mengenai banyak hal mengenai kepersonaliaan.. or People and Organization (in a smart-ass words.. )

Disela banyaknya kesibukan.. dan belahan jiwa tersayang, mati-matian support, meluangkan waktunya untuk mengambil alih yang seharusnya menjadi tugas saya untuk mengurus anak-anak dan berdagang kecil-kecilan..

Hal yang membuat hati saya seringkali terasa hangat.. ketika malam menjelang.. dan beliau menyempatkan diri memeluk dan mencium kening saya seraya mengucap terima kasih atas seluruh jihad yang dilakukan seharian..

Ketika ramadhan tiba, dan beberapa hari menjelang idul fitri.. Mas suami tersayang mendapat panggilan untuk bekerja yang membuat kami seketika berusaha menyelaraskan harmoni yang sudah tertata..

Lalu? apa lagi yang bisa saya pinta?

Tahun ini, saya belajar bahwa keluarga adalah prioritas utama.. tanpa ada pengecualian..
Mendapat tambahan anggota keluarga baru.. yang pasca remaja, ternyata menambah kesibukan untuk saya.. iya.. kesibukan baru belajar bagaimana berbagi kasih sayang, sekaligus deg-deg an saat banyak berbagi cerita...



Well..

Pada akhirnya.. lagi-lagi, ya memang hanya kepada Gusti Allah tempat kita bersandar..
Dari ragam peristiwa yang ada.. banyaknya hal yang diluar nalar.. maupun segala kebetulan yang memang diatur olehNya.. maka tak ada lagi hal yang lebih masuk akal, selain bersandar padaNya..

Matur suwun sanget atas tahun yang penuh kejutan, Gusti allah..
Kami percaya bahwa sebaik-baiknya pelindung, sutradara maupun penulis cerita adalah Engkau, dan karenanya,, kami pun bersandar padaMu..

Jadikan kami muslim yang kaffah, keluarga yang sakinah mawaddah warahmah..
Aamiin..