Minggu, 01 Juli 2012

Small things matter... :)

Beberapa waktu yang lalu, seorang sahabat keluarga kami, menautkan saya pada catatan kecil yang ditulisnya.

Menekankan pentingnya perhatian pada hal-hal yang terlihat remeh temeh namun kok ya... bisa melenakan hati menyejukkan jiwa.. #istilah saya..



Berkaitan dengan tulisan beliau, saya ada sekelumit cerita yang intinya hampir sama.

Kurang lebih 2 minggu lalu, tengah malam saya dilarikan suami yang panik, melihat saya kesulitan bernafas.. Setelah dicek ini itu, ternyata itu produksi gas lambung berlebih, dampak dari saya yang katanya sering terlambat makan, stress maupun kurang istirahat.. #opothoyooo...

Dampak ke UGD tengah malam, dapat surat sakti dari dokter, yang berhasil saya nego untuk 2 hari kerja.. ;).. .

Saat-saat saya beristirahat di rumah, yang berarti juga mengistirahakan kompor dan oven... membuat saya mengucap syukur tak terhingga. Putri kami, terlihat begitu mandiri untuk anak umur 6 tahun yang merawat ibunya. Sabtu pagi saya hanya menginstruksikan 3 jenis menu masakan, and i was totally in bed. Jam 10 pagi.. dia membangunkan saya dan berkata 'ini serealnya bund.. diminum ya biar cepat sembuh'... Setengah mengantuk, saya habiskan segelas, lalu kembali tidur.

Sekitar jam 2 siang, dia kembali membangunkan saya, lalu bertanya.. 'bunda mau makan apa, biar mbak yang ambilkan (raissa selalu menyebut dirinya sendiri dengan sebutan 'mbak.. :)... ) Kembali saya terhenyak.. sambil tersenyum saya berkata "bunda makan apa yang mbak ambil buat bunda".. dan dia mengambil nasi beserta sayur dan lauk pauk - takjubnya semua dalam porsi saya... tak lupa segelas air  putih..

Sementara si ragil sibuk bergelung di kaki saya, sambil sesekali memijatnya... tak lupa dia setengah membujuk... "makan ya bun, biar bisa jalan-jalan lagi nanti sore"..

:)) ....

See when i told you that small things matter.... Saat itu.. saya sangat bersyukur dikaruniai pelangi2 jiwa.. yang memanjakan saya sedemikian rupa.. saat saya harus bed rest dirumah.. Dalam beberapa percakapan sehari-hari.. anak2 seringkali memeluk saya sambil berkata.. ' love you, bunda'.... and i told them.. that i love them more...

My life partner reminds me that sometimes, we didnt realize that we teach them to hug and kiss and share everyday.. hal-hal kecil yang untuk sebagian orang terlupakan, namun menjadi kebiasaan bagi kami sekeluarga...

Maybe, some people thought its the result that is essential. For us, the process... saat pelangi2 hati kami melakukan hal2 yang menyejukkan jiwa... we feel so blessed... Matur nuwun sanget Gusti Allah...Matur nuwun sanget atas rahmah yang berlimpah ini...

Semoga kami bisa terus mendidik amanahMu menjadi anak-anak yang shalih dan shaliha.. :)...

Amin YRA...






Jumat, 01 Juni 2012

Satu lagi tentang 'friendship'....


Beberapa sahabat dan teman baik saya, mulai terbiasa dengan istilah 'test pack people' yang saya gunakan..

Mereka adalah kerabat, maupun teman, bisa juga kenalan yang memberikan pelajaran berharga, sekaligus membuat saya bersyukur sambil terus beristigfar agar tidak menjadi bagian dari kelompok tersebut.

Seorang sahabat tersayang pernah bertanya kepada saya "jika memang mereka merupakan ladang pahala bagi sebagian orang, bukankah berarti kita harus bersyukur telah mengenal mereka. Sesingkat apapun, sepahit apapun? Dengan
demikian jelas maka kita bisa belajar dari hal itu..

Biasanya, saya hanya tersenyum dan menjawab.. Well bisa iya bisa tidak, kemudian menutup pembicaraan.. Kenapa? Bukankah benar atau salah pada koridor tertentu itu terpulang dari bagaimana seseorang melihat suatu masalah?

Pengalaman pribadi, yang sempat membuat saya bertanya-tanya.. Saat terjadi perbedaan persepsi hubungan pertemanan yang merupakan suatu hal yang wajar dengan beberapa sahabat baik saya...

Kami (saya dan beberapa sahabat), tidak pernah mempermasalkan hal-hal sepele yang hanya menjadi masalah saat kita masih remaja. Untuk saya dan sahabat-sahabat saya, menjadi seorang sahabat baik berarti : mempunyai empathy dengan sesama, tau bagaimana harus bersikap, berani bilang tidak jika tidak namun tetap sportif, mendukung sepenuh hati, punya integritas dan satu lagi yang tidak kalah penting : menghormati hak masing2 individu sebagaimana mestinya.

Dengan kata lain, be respectful...

Untuk itu, setiap perbedaan yang timbul memang harus dipahami.. Latar belakang yang berbeda, sedikit banyak tentu berpengaruh pada sudut pandang seseorang..

Saat kesalahpahaman membesar, maka bukan akal sehat yang bicara, melainkan ego.

Untuk itu, biasanya saya memilih untuk mudur lalu berfikir. Saat semua terasa begitu logis, saya hanya dapat  menyimpulkan bahwa kami memang mempunyai sudut pandang yang berbeda.

Lalu?

Ya sudah... Ketidak sePahaman bukan berarti harus diikuti dengan bersikap kekanakan,ataupun melakukan hal2 yang hanya akan membuat orang lain mengernyitkan dahi mereka kemudian berlalu sambil menahan tawa.

Seorang teman pernah berkata - sometimes a friend is like cloud, you feel much better when they are gone...

Lagi-lagi.. Iya dan tidak.

In a sense bahwa itu kekanak2an.. Maka saya memilih untuk tersenyum dan melakukan apa yang seharusnya dilakukan.. Berlalu sambil berfikir bahwa hal itu merupakan pilihan. Saya memilih untuk menjadi seorang teman yang tetap berkata tidak saat hal itu merugikan, menolak intervensi pada hal2 yang bersifat sangat privacy dan tentu saja menghargai pilihan teman2 terbaik saya.
Salah satu kutipan pesan dari seorang teman 'memang lebih mudah mencari musuh ketimbang teman'..
Kutipan yang membuat saya bertanya-tanya? Apa hidup memang semata-mata harus teman atau lawan? Apa sedemikian banyaknya hal yang tidak bisa dikompromikan? Sedemikian sulitnyakah menahan lidah? Memberikan empathy, tidak menghakimi orang lain bahkan sampai mengintimidasi tidak langsung...

Jika hal itu yang terjadi.. Maka saya akan bertanya: 
hubungan pertemanan macam apa yang dilandasi hal tersebut? Bukankah seharusnya tidak ada superiority dalam hub yang sehat? bukankah setiap orang mempunyai 'free will' masing-masing, terlepas dari keinginan orang lain atau yang merasa superior..

Tapi, sekali lagi, tentu kita tidak bisa megajak orang lain untuk mempunyai sudut pandang yang sama? Kenapa? Tentu saja tidak lain dan tidak bukan karena kemampuan setiap orang untuk mencerna sebuah inti permasalahan pasti
berbeda. Apakah dengan demikian mereka bisa digolongkan test pack people?

Saya biarkan anda yang menilai.
Hidup ini sangat singkat, so I need to live my life at the fullest..

Maafkan saya jika memang saya tidak mudah untuk diintimidasi...

Maafkan juga karena saya berani berkata iya jika benar dan tidak jika salah..

Maafkan saya jika saya berfikir sangat logis dan menjunjung tinggi hak pribadi saya...

Maafkan saya saat apa yang saya lakukan malah membuka mata sebagian orang akan apa yg sebenarnya terjadi...

Last but not least, saya tidak pernah menyesali suatu kondisi yang ada mengingat bahwa segala sesuatu telah dipikirkan sebelumnya..

Mengutip df wallace :

'awareness of what is so real and essential, so hidden in plain sight all around us, all the time, that we have to keep reminding ourselves over and over:

"This is water."

.. Kondisi yang sebenarnya, namun seringkali diabaikan karena telah menjadi kebiasaan dan dapat dimaklumi..

Now I'm asking you...

How's the water??? ...

*untuk orang2 terkasih, yang selalu mengingatkan saya akan tujuan hidup..
Xoxo...

sedang apa dan dimana ??


Kayak judul lagu ya?

Hmmm ... Catatan saya kali ini memang terlintas saat saya sedang berada di angkutan umum dalam perjalanan pulang kantor dan melihat judul lagu terpampang di alah satu billboard iklan.

Judul diatas memang untuk sahabat2 saya yang memang jarang saya temui. Sejauh ini, saya mewajibkan diri untuk selalu - in contact- dengan para sahabat, apapun bentuknya.

Hi gals .. And boys as well :) ... Bersyukur bahwa dengan adanyanya kemajuan di bidang Tekhnologi semakin  memudahkan saya untuk berkomunikasi dengan mereka ..

Well.. You know what? We really don't need to meet everyday or in contact everyday.. I call them best friends sincE I know them by heart and they are just one mind away... - hal yang selalu saya katakan saat seorang sahabat send me an sms and said -  sorry I didn't answer ur call because I was on .. Bla .bla..bla

Well, for me? No big deal at all. Peluk -peluk buat seluruh sahabat saya yang paham betul bahwa it always takes two to tango, but sometimes, seeing something is not always mean that both of us are looking at the same angle.

Sahabat keluarga kami yeni suryasusanti contohnya.. (Miss u much darling) So far, she act as my guardian angel, mentor, as she Yell and chew my ears when needed but also becoming a hand to hold ...dan sepertinya sudah hampir 3 bulan saya tidak bertatap muka, meskipun percakapan seluler maupun web chat senantiasa kami lakukan ..

My high school darling - nilam masfar ... I think we haven't met for ages .. *lebay? Emang .. Karena dia tinggal nun jauh disana dan terkadang saat kami ada di kota yang sama, its very hard to squueeze and meet up..

My other darling angels - who are my partners in crime ... - when I need to swear, curse or say nasty things ... Hehehhe , act the same. With them, I share my transparent pandora box, telling stories which most of them are 'gak penting' .. Yang bermula dari harga cabe sampe hokben yang bukan resto cepat saji ituh ...  Ngomongin jambul ekstrim burung rangkong sampe baju dispenser yang sebenernya lebih cocok dijadiin icon promosi - please don't wear this kind girls - ..mengingatnya saja saya merasa its misinterpreting the state of art ..

Suprisingly, I just know when something is just not right with any of them. Don't ask me how, but I just knew..

So far.. They are my hands to hold besides my family... Whom I can scream and jump and laugh and act crazily, whom I never be afraid to show who I really am.. And never be afraid of misjudgement..

Seringkali, kami hanya sekedar bertukar sapaan .. Just say hello.. As simple as that.. Dan tentu saja yang paling utama - is everything all rite? ..
Yang paling melegakan buat saya adalah saat mendengar mereka membalas ucapan saya dengan jawaban .. Haiii.. We're doing well.. Things are running well, how's life @ ur end.. Atau bahasanya nci novie s - loe kemane aje siiiiiiii... Kange tauuuuu... *ucapan yg suka bikin saya ketawa ngakak sendirian ...

Eniwei.. Sapaan sedang apa dan dimana memang terdengar lebih intim, tapi itulah yang saya lakukan terhadap semua sahabat2 saya. Feedback apapun yang saya terima, I just feel that I know them by heart..

So, dearest friends.. Mohon maaf kalo kadang saya terkesan cerewet.. Atau mau tauuu aja.. When I ask simple but annoying things such as - sedang apa dan dimana???

Its just a way to tell you that - hei..I'm checking u out, with a hope that I find u well ...

Lots of love from me.. To all my dearest friends..
May the blessing of the rain be on you,
May it beat upon your Spirit and wash it fair and clean,
and leave there a shining pool where the blue of Heaven shines,
and sometimes a star.

Safety, .. Well not Entirely..


Setelah sekian lama absen menulis..Pagi ini saya mengisi waktu saya di perjalanan dengan membuat sebuah catatan kecil tentang perjalanan menuju kantor.. 

Lalu lintas jakarta yang semakin lama semakin ruwet sebenarnya merupakan blessing in disguise buat saya. Setidaknya waktu yang saya habiskan di perjalanan biasanya saya manfaatkan untuk menulis, rehat sejenak maupun bersosialisasi dengan para sahabat2 saya .

Beberapa waktu lalu - akhir desember tepatnya, dalam perjalanan pulang saya hampir mengalami kecelakaan saat mobil angkutan plat hitam aka 'omprengan' yang hampir selalu mengambil bahu jalan lalu melaju dengan kecepatan tinggi, harus secara mendadak mengambil lajur sebelah.

Jujur, my thinking was - we might had an accident. Kenapa? Posisi kami kurang dari setengah meter dengan truk trailer di sebelah kanan mobil.

Jantung saya berdebar tak karuan. Saat saya tegur pak supir, yang dengan santainya berkata bahwa hal tersebut lumrah, dan yang paling penting kami semua selamat. *ucapan yang buat saya terus2an istigfar menahan diri untuk tidak berkata lebih lanjut.. 

Hmm, bikin saya naik darah sebenarnya. Tapi kalau mau jujur, saya juga yang memilih naik angkot plat hitam tersebut. Yang jelas merupakan angkutan gelap.. tanpa ijin dan tentu saja tidak dapat dipertanggung jawabkan seandainya ada yang terjadi.

Seorang teman komuter pernah mengemukakan.. bahwa mengenali gaya menyupir supir agak sulit jika destinasi kita berbeda - yang saat itu saya alami. Satu hal yang mencengangkan.. well.. mungkin juga tidak adil saat saya berkata bahwa kesadaran penumpang maupun supir sangat rendah. Meskipun, kembali lagi pada fakta bahwa, saya dan teman2 komuter yang sejauh ini jelas2 diuntungkan dengan keberadaan angkot plat hitam tersebut - dalam hal waktu tempuh yang lebih singkat. Kami juga yang memilih utk menggunakan moda transportasi itu, tentu saja, seharusnya kami siap dengan resiko yang ada.

Kadang, saya memilih duduk di depan, saat safety belt yang dipasang masih dapat berfungsi dengan baik. Which means, banyak mobil angkutan plat hitam yg melaju dengan kec min 80 km per jam, tp baik supir maupun penumpang yg duduk di depan tidak menggunakan safety belt.

Not to mention kondisi ban yang sudah kurang layak... :(

Menyedihkan? Memang... 

Tapi apa kami, para komuter punya pilihan?

Dengan kondisi jalan yang sedemikian 'sempurnanya', tentu saja hampir tidak. Saya harus menggunakan kata hampir karena kami masih bisa menggunakan angkutan plat kuning, yang juga berarti berangkat kurang lebih 30 menit lebih awal. Kondisi fisiknya? kurang lebih sama.. Ugal-ugalannya.. kurang lebih sama juga pastinya... *sigh.. 

Tidak adil rasanya kalau saya mengeluhkan hal tersebut, namun memang demikian adanya...

Saya sering mengalami saat2 beberapa teman komuter mendorong para supir utk mengambil bahu jalan maupun zig zag. Mereka berdalih - takut telat.

Gosh..

Tidak  dapat saya pungkiri bahwa salah satu hal yg membuat kita tidak nyaman adalah ketika kita telat, apapun penyebabnya.

Namun, bukankah itu berarti kita harus berangkat lebih pagi? Keberadaan bahu jalan seharusnya memang untuk hal yang urgent saja. - hal yg membuat saya hampir 2x mengalami tabrakan ketika pak supir baik hati yang mendapatkan surat izin mengemudi entah darimana, dengan cerdasnya mengambil bahu jalan lalu menekan pedal gas sampai mentok :(

Sebagai penumpang, saya rasa kita harus lebih peka, setidaknya tidak encourage mereka for harsh driving. Seringkali permintaan yang diajukan adalah - yg cepet ya ?

Goodness.. Saat kita melakukan hal yang reckless seperti itu? Maka patut dipertanyakan, apakah kita punya cukup kesadaran untuk sayang pada diri sendiri dan orang2 sekitar kita.

Mengharapkan orang lain utk punya kesadaran yang sama bak menggarami laut - karenanya .. tanpa memulai dari diri sendiri, maka tidak ada yang akan berarti... 

Statement yang membuat saya teringat akan salah seorang pemuka agama yang sempat saya idolakan.. 

Think big.. Act Now... 

Jadi.. sampai saat ini.. saya terus berkata.. Safety First?? Well.. Not Entirely... 


*ditulis dalam perjalanan dengan angkot plat hitam... sambil terus berpikir.. Gustiiiiii.. kapan ya bisa naik angkot yang aman.. SIM nya beneran legal?? .. Semoga saja cepat terwujud.. Amieeennnn.. 

Minggu, 25 Desember 2011

Do the RIGHT thing..




hai hai..

Setelah sekian lama terserang both baking blues and writers block.. (Eh buseeeeettt.. Kata lain dari keduanya adalah MALAS - sodare sodare..) Padahal banyak banget isi kepala yang perlu dituangin ke blog maupun notes.. Akhirnyaaa saya dapat triggernya... Apalagi kalau bukan berurusan dengan salah satu major test pack people *eyes rolling... Muter2 a'la spongebob ...

Jujur, harus saya akui bahwa saya bukan orang yg paling sabar di dunia maupun yang paling benar.. Tapi urusan kantor.. I have to do what I have to do..

Salah satu case yg paling nyebelin adalah saat instruksi yang sejalan dengan peraturan dijalankannn.. Tapi yang bersangkutan dengan sok taunya mengkritik hal yang jelas2 tidak dipahami..

Dalam bahasa awamnya.. Bagaikan sayur lodeh dibilang gulai.. Ckckck.. Saat seseorang yang mengais rizki di negeri ini, mempertanyakan rules ..maaf tapi mungkin lebih tepatnya meminta kita untuk menabrak ataupun mengacuhkan rules yang ada.. Sorry to say mister.. Tapi sepertinya dimana bumi dipijak maka disitulah langit dijunjung..

Rules are still rules..

Demikian penjelasan saya masalah dokumen2 keimigrasian yang sedikit bermasalah pada salah seorang expat di kantor.

Professionalisme seorang pemimpin wajib dipertanyakan saat timbal balik yang dilakukan adalah dengan berhenti melaksanakan tugasnya ketika keinginannya tidak diberikannn

Bikin gw pengen garuk2 meja pake penggaris panjang.. Beneran!!! Serius!!!

Where on earth that we get such a childish leader who can't look a single thing from different angle?? My dear boss said - well I'm trying to wear his shoes.. As he might be feeling inconvenient...

Aaarrgghh.. Pak boss yang baik hati (asliii. setelah the norwegian man, he"s the no 2..- kind hearted man).. Nothing is right with this man.. Kehilangan beberapa teman yg dulu di tim-nya semata2 banyak yg putus asa saat harus berkomunikasi dengannya.. Jelas2 he's having attitude problem..

Mister ajaib to the max - mungkin itu yg paling tepat yaaa..

Duluuu banget saat saya di rolling ke negeri tetangga.. Jaman badung.. Jaman masi mikir cetek.. Jaman masi seneng nglayap... Saya sempat terlibat percakapan dengan beliau..

Waktu itu.. Saya dan beberapa teman janjian di raffless hotel - cman gara2 pengen nyobain Singapore sling - aka cocktail yang rasanya kok mirip2 sanmol (check with en.wikipedia.org/wiki/Singapore_Sling) *plllzzzzz.. Its just my humble opinion.. Dan abis itu saya beneran nyari teh panas dengan harapan bisa ngilangin rasa 'obat batuk enkasari' itu di mulut,,,

Komen beliau waktu itu cukup mengagetkan..

'Well, where did u get the money.. I thought u can't afford to have a shot there'... Komen yg bikin saya nganga dan serta merta menanggapinya dgb senyum sambil ngomong.. Well, incase that u don't know.. I'm quite rich.. I can even buy u a shot as well there *kampreeeeettttt... Sape die yeeeee...

Waktu hal tersebut saya critakan kepada ayah saya (alm..) Beliau hanya senyum sambil berkata.. Sudahlah.. People like that will suffer when there's no one he can humiliate or disrespect..

Aahh.. Komen yang melegakan dan sering saya ingat sampai sekarang .. Anyhoooo... Sepertinya the man memang hanya bisa dekat dengan orang2 yang punya at least persamaan dgnnya - jelas2 i have none..

Yg pertama, I don't smoke, no longer being a social drinker, definitely not a bilyard fan and so far alhamdulillah I'm not a hanky panker kind of lady yang bisa haha hehe sana sini dengan laki2 .. Yg ada gw bakal muntah dengan suksesnya tiap saat :(( *yaikzzz  


Ish.. Kenapa arahnya jadi ngomongin orangg??  (Beberapa teman baik pasti tauu deh siapa yang saya maksud *hehehe.. ) 


*sigh... namanya hidup.. sometimes memang tidak selalu seperti yang kita harapkan ya.. 


Anyhow.. setelah posting yang sedemikian riweuh dan ngebosenin buat sebagian orang.. i think i have to admit.. that doing the right thing is never easy.. from some perspective.. off course.. 


But.. ones gotta do what she gotta do... 


This is it!!.. im wrapping this out.. daaann sampai ketemu lagiiii... dengan celotehan2 ga penting ini.. :D 


Rabu, 21 Desember 2011

Who am I?

Hi readers...

Saat2 blogging kali ini merupakan saat menjelang kantuk yang menakjubkan..  Mata 5 watt tapi pengen upload ga penting gitu dweh.. wkwkkw...

anihoo...

Iseng2 browsing gambar-gambar binatang buat ngasi pelajaran bahasa inggris ke para pelangi.. eh.. ndilalah nemu ini : Donbutsu-uranai...

When you are judge by your date of birth.. Guess who am i??




You are Silver Raccoon, who is delicate in that, you still hold girlish innocence and prettiness. 

Your facial expression and action is also gentle, and tends to be bit of a poser.

Even though you are gentle and quiet, there is side of you that can not control your self-indulgence. 

You don't talk much, but are a proud person and will not easily listen to other people. 
This makes you stiff and obstinate.

You possess calmness that will not be moved by situations. 

You tend to judge people coolly. 

Personality wise, you have strong emotions, and if the situation is about yourself, you tend to be easily influenced.

In personal relationships, you prefer to keep long relations than to have a short one.

Once you have met a person who would understand you, you try to keep that relationship forever --> baaanggett cyiinn.. 

To do this, it may be getter if you could broaden your acquaintance, and at the same time broaden your field of interest, and develop yourself as a human being. 

You are not very good at organizing and clearing up. --> oh sooo true.. 

You prefer to spend your time outside socializing. 

You are suited to stay out that to stay at home.



Well.. bener kan gak penting.. hehehe..

Masi banyak banget crita atau resep yang bakalan gw upload.. percaya deh.. kalo gak ngantuk ato hectic sangat pasti gw upload...

Hoahhhmm.. nitey nitey alleemaall.. *xoxo

Minggu, 23 Oktober 2011

Mie Schotel






Weekend ini, kok mendung menggayut ya.. jadi udaranya sangat mendukung untuk leyeh-leyeh.. 

Karena weekend juga waktunya untuk inspeksi lemari es, kelontong dll, makaa... saya putuskan untuk membuat MIE SCHOTEL....

Resep yang saya gunakan sebagai berikut : 


Bahan : 

1 bungkus mie telur - direbus hingga lunak/al dente
2 kaldu blok rasa ayam 
1/2 cangkir susu cair (gw pake 1 dancow sachet yang gw cairin)
4 butir telur 
2 buah wortel - dipotong kotak kecil
100 gr daging/ayam cincang
1 siung bawang putih - keprek
3 siung bawang merah - iris tipis
1 daun bawang - iris halus
2 sdm mentega
4 sdm minyak 
2 sdm terigu yang dicairkan dengan 1 cangkir air
garam, gula dan lada secukupnya

Cara membuatnya : 
1. panaskan 2 sdm minyak - tumis bawang merah dam putih sampai harum.. masukkan daging, dan wortel aduk2 hingga matang, tambahkan garam, gula, lada. 
2. masukkan mentega dan sisa minyak. - kecilkan api. 
3. Masukkan mie telur yang sudah direbus, tambahkan irisan daun bawang. 
4. Matikan api, angkat. 
5. Di bowl/baskom, masukkan mie, tambahkan susu cair, sisa minyak (gw pake olive oil, aromanya lainn.. ) dan telur yang dikocok lepas, kaldu blok dan larutan tepung terigu..  
6. Masukkan ke dalam ctakan/mangkuk kecil - kukus atau panggang hngga matang - biasanya setengah jam setelah air mendidih untuk kukus atau 45 menit di panggang dengan api 150' C. 

Note : mau lebih istimewa, ganti daging dengan smoked beef/chicken plus sosis, tambahin quick melt dan kasi sedikit italian seasoning - parsley/oregano/bayleaf/thyme/rosemary.. asli sedapnyooo.. hehehe 

Hasil jadi : 16 buah ukuran loyang bolu kukus :) 

Semoga resep di atas bermanfaat yaa.. Ada pertanyaan lebih lanjut? please feel free to ask..

Cheers and happy weekend :D