Sabtu, 09 Mei 2020

Croquettas - a lovely companion for your cup of tea



Hello everyone...

Tak terasa kita sudah memasuki phase ke -2 di bulan penuh berkah ini...
Untuk hidangan berbuka, saya yakin bahwa kawan-kawan sudah hafal dengan beragam cemilan yang digoreng, kukus ataupun hidangan sepinggan.

Setelah melewati puasa, memang para ibu berusaha sebaik mungkin memastikan asupan gizi yang sesuai untuk keluarga.

Nah, cemilan diatas, adalah croquettas. Saya, dan mungkin anda lebih mengenalnya dengan sebutan bitterballen. Apa perbedaannya?  Ada di tekstur yang lebih creamy, dan tambahan bumbu2 khas mediteranian. Croquettas ini sendiri banyak varian , namun di negara asalnya biasa diisi ayam dan keju.

Cara membuatnya cukup mudah, meskipun harus disadari membutuhkan sedikit kesabaran saat memastikan kematangan adonan ragut - beberapa memilih menyebutnya bechamel...  Halangan pertama memang memastikan bahwa adonan ragu matang sempurna.

Bahan-bahan dan cara membuatnya sebagai berikut :

50 gr butter
50 gr margarine
100 gr terigu
150 ml susu full cream
75 gr daging ayam - suwir
50 gr keju
200 ml kaldu ayam
gula
garam
lada
pala
1 buah telur - untuk melapisi
100 gr tepung terigu
100 gr tepung panir/panko

Cara membuat :

1. Panaskan margarine dan butter sampai meleleh.
2. Masukkan Terigu, aduk hingga seluruh bagian terigu terkena lelehan mentega/margarine
3. Tuang susu dan sebagian kaldu, aduk pastikan terigu larut sempurna. Kecilkan api, sambil terus mengaduk larutan ragu
4. Tambahkan ayam, keju parut, dan bumbu2 lainnya, lalu tuang kaldu
5. Pastikan tepung matang, cicipi. Jika masih terasa berbutir2 di lidah, itu menandakan tepung masih mentah. Jika terjadi, bisa tambahkan 50ml air, sambil terus mengaduk adonan.
6. Koreksi rasa jika perlu, matikan api, dinginkan.
7. Pulung croquettas bulat-bulan, dengan diameter 2-3 cm. Gulingkan di tepung, lalu telur, terakhir tepung panir.
8. Letakkan di dalam freezer selama kurang lebihh 30 menit, goreng dengan api sedang hingga kekuningan. Angkat dan hidangkan.

PS : resep aslinya menggunakan olive oil sebagai pengganti margarine/butter, ,dan tambahan 1 sdt mixed spice. Silahkan berkreasi sesuai selera.

Dengan resep diatas, hasil jadi skitar 60 butir - tergantung pada berapa besaran croquettas yang anda buat.

Croquettas ini cocok dinikmati saat berbuka dengan secangkir teh melati kepul-kepul.. :)

Selamat mencoba, semoga resep diatas bermanfaat untuk tambahan alternatif camilan sore keluarga.

/nd

Garang Asem - Alternatif menu unggas yang selalu jadi rebutan



Hello everyone...

Beberapa kali saya dicolek teman-teman pecinta masakan tradisional.  Salah satu yang sering ditanyakan adalah masakan khas ini.. Garang Asem Ayam.

Sebagai wong jowo campur sari (he eh... wis ra jelas jowonipun pundi... )..  Garang Asem adalah masakan yang sering jadi klangenan... Di Solo sendiri, varian garang asem cukup beragam. Ada yang berisi ati ampela ayam, ayam kampung, sampai uritan... Semuanya syedaaaps...

Salah satu yang sering menjadi hambatan membuatnya adalah, pakem dimana garang asem harus berbungkus daun. Untuk kawan-kawan yang mempunyai keterampilan membungkus, hal ini tidak menjadi masalah.. namun tidak sedikit yang gagal saat membungkus.

Nah, versi garang asam ini adalah versi gampang, karena tanpa bungkus..  Saya hanya menggunakan wadah alumunium, yang saya lapis dengan daun pisang .. Lalu atasnya kembali ditutup dengan daun pisang, .. lalu kukus hingga matang..

Untuk lebih mudahnya, resep dan cara membuatnya sbb :

Bahan-bahan :

1 Ekor ayam (uk 800 gr, dipotong menjadi 16 - agar lebih cepat matang)
10 siung bawang merah
4 siung bawang putih
4 buah tomat hijau
2 buah tomat merah
4 buah belimbing wuluh
6 buah cabai rawit merah - diiris
10 buah cabai rawit hijau - utuh
3 buah serai - keprek, iris miring
4 lembar daun salam
250 ml santan encer - dari 1/2 kelapa
2 cm lengkuas 
1 sdt gula
1 sdt garam
1/2 sdt lada
1/2 sdt penyedap jamur

Cara membuatnya :

1. Cuci bersih ayam.
2. Siapkan bumbu2 , yang rata2 diiris. Aduk rata dengan ayam.
3. Letakkan di dalam loyang alumunium yang telah dialasi dengan daun pisang. Pastikan daun dalam keadaan bersih. 
4. Tutup bagian atas loyanng dengan daun pisang guna mendapat aroma daun yang lebih harum.
5. Kukus hingga matang. Saya menggunakan api sedang, dan membutuhkan waktu 45 menit agar matang sempurna. Mohon diperhatikan bahwa jika potongan ayam lebih besar atau menggunakan ayam kampung, tentu waktu yang dibutuhkan akan lebih lama
6. Sajikan dengan nasi hangat.. syedaaapss..

Jadi...
Garang Asem tidak harus dibungkus rapi lho ya...
Monggo dicoba, semoga resepnya sesuai...





Toxic People



Its been a while , I barely post anything in this blog. 
I usually talk about food recipe, family, and probably how things going-on in Indonesia. 

A while ago, i noticed that at time being, i am still having correspondence with my former Boss. He's over 80 years old, and live peacefully in Oslo, Norway. I remember lots of sayings he told me years ago. I've been through a lot of things in my younger days, and i learn a lot from him.. 

Not only how to do things in the office, but how to have a good self-control. Not to do something that you might regret. Try not to get involved in monkey business, as well as hanky-panky  :) 

I have a call to those who keep bugging my mind. Calling them the toxics or dementors - or even worst, the test packers.. :) .. (and my ex boss keep laughing when i told him about it.. ) 

Oh well.. there are many reasons why i addressed them that way... 

I've been witnessing a lot of incident, when their saying have bad effect to others. This is just wrong!!! Wrong in a sense that the act caused damage to others, in any way.. 

A small example.. Its been a while looking at those postings, lines and sayings.. And they are unbelievable. Even in this secrete month of Ramadhan, a moment where we should hold back everything,.. its like tallying chaos of statement. 

I cant see any other words phrase than that..  

Through the years, i learn that being a human means to act like human, make others and respect them as human too. It is ok not to get along with others, as we are just human. I learn to see things from different angle, and easily let go of those toxic people.. 

Learning to see that for them, ruining other people happiness are their best accomplishment, and make them an example, for NOT being like them.. 

Life is a journey, and most of us are having our own battle.. 
I learn that we should not think of what others say about ourselves, but we need to do and be a good person. It is important for us to be an agent of change, instead of pointing on fingers and say that to others. 

It is ok to be different, just never be a toxic person to others. You may heard the story, but you did nt know it thoroughly. 

Be gentle, be kind and just.. be human... 





Selasa, 09 Juli 2019

We are making history....











Pictures above speak thousands of words...

All are beyond what i've ever imagined..
Nagging to my hubby, as he was highly concerned about the security in Senayan when i propose to come.

Nevertheless, I made it there.. Met a bunch of people.. where all of us became borderless each other...
Its just amazing to see the enthusiasm, the way they talk, the spirits.. all are beyond words...

I keep saying its beyond words, as i would never imagine of having an experience at such..
it was like having one mind speaking each other.. for a better nation.. a better place to live..
i met thousands of people who share the same enthusiasm, speaking in the same language, all happy, optimistic faces and struggling their selves for a better future...

That day.. We were making history..
Along with over 13.000 of people.. we did what we have to do...

WE WERE MAKING HISTORY!!!!!





Rabu, 24 Oktober 2018

Pastel Tutup, Makanan Sepinggan yang tak lekang jaman..


Siapa yang tak kenal Pastel Tutup?

Untuk yang sempat menikmati masa2 damai jaman tahun 80'an ..  tentu pastel ini yang menjadi incaraan saat pertemuan keluarga besar, arisan atau kendurian..

Saat saya kecil dahulu, mama sering menerima pesanan dalam jumlah yang lumayan. Kerap kali, beliau menggunakan kesempatan tersebut untuk membuatkan seloyang besar bakal sarapan.. ataupun kudapan sore keluarganya.

Dikenal sebagai hidangan sepinggan, karena terdiri dari karbohidrat, protein, dan serat.
Resep keluarga kami menggunakan susu bubuk dan susu cair, keju, telur , sayur2an, daging cincang sampai soun  - yang terbuat dari kacang hijau...

No wonder mengenyangkan yaaa...

Untuk teman-teman yang ingin mencoba membuat.. dibawah ini saya sertakan resep keluarga kami.
Semoga cocok, dan siapa tahu bisa jadi tambahan menu jualan kaann.. :)

Pastel Tutup Istimewa

Bahan pastel tutup :

2 kg kentang - kupas dan kukus , lalu haluskan selagi panas.
1 sdt garam
1/2 sdt lada
1/2 sdt pala bubuk
2 sdm susu bubuk
100 gr keju parut

Bahan isian pastel tutup :
150 gr daging cincang (bisa diganti dengan ayam)
150 gr wortel - dipotong kotak kecil
100 gr buncis - diiris 1/2 cm
150 gr jamur merang - diiris
50 gr jamur kuping - rendam dan potong sesuai selera
75 gr kacang polong
3 telur rebus  potong sesuai selera
2 telur kocok lepas
1 bks soun naga - rendam air hangat - sisihkan
2 siung bawang putih - cincang
4 siung bawang merah - iris halus
50 gr bawang bombay - iris halus
2 sdm kecap manis
1 sdm saus tiram
garam , gula , lada dan pala - sesuai selera
100 gr keju cheddar - parut utk diatasnya

Cara membuatnya ;

Adonan kentang : seluruh bahan diaduk rata, lalu sisihkan

Untuk isian sebagai berikut :

1. Panaskan 3 sdm minyak dan 1 sdm margarine . Tumis bawang merah, ,putih dan bombay hingga harum.
2. Masukkan daging cincang.. aduk2 hingga matang.. tambahkan wortel.. tambahkan 1/2 cangkir air.. Biar sampai menyusut.
3. Selanjutnya buncis dan disusul kacang polong.. lalu masukkan kecap manis dan saus tiram. Lalu disusul 2 jenis jamur, dan soun.. aduk2 sampai soun layu.
4. Koreksi rasa, tambahkan garam, gula, lada dan pala..
5. Angkat - biarkan biar sedikit dingin.

Cara menyusun :

1. Oles loyang dengan margarine (pst.. aku suka agak tebal mengolesnya :) )
2. Pada lapisan bawah, letakkan adonan kentang.. dengan ketebalan kurang lebih 1 cm, lalu taburi keju.. diatasnya tuang adonan isi, dengan potongan telur rebus dilapisan atas.
3. Letakkan adonan kentang di bagian atas.. Siram dengan kocokan telur dan taburi keju.
4. Panggang hingga bagian atas kuning agak kecoklatan.

Naaah.. untuk saya, dinikmati sebagai pengganti makan siang, tentu cukup :)

Silahkan dicoba... Jangan takut gagal, dan feel free to contact me if you need further assistance..

Tabiiik...





Senin, 26 Februari 2018

Tentang Didikan


Have you been in a situation, where you are surrounded by youngsters, who was born with silver spoon inside their mouth, and have no attitude..

I have... many times indeed..

Even though i pity them, and their parents too.. I feel the negativity to be around them is just too strong... and sometimes.. i need to take a deep breath and recite some prayer.

Dont get me wrong.. i understand clearly that they are just a bunch of youngsters, who probably has different survival capacity like their parents. Remember, most of them were born with silver spoon in ther mouth.

Again, im being a bit judgemental towards their behaviour. Yes, i can only say a bit..

But let me tell you, listening to the fact that they are boasting themselves, what they have, where they went, and saw them underestimating other people's belonging really make me sick .

Now, I pity them.. and a bit to their parents.. If we are talking about behaviour, it has to be something that you're told since you were young.. It is about the way to see things, a good point of view about others..  And some people, frankly speaking, just do not have the opportunity to get raised properly. Its true that they might have some steady financial background, but attitude, is beyond what money can buy..

As a moeslem, i learn that it takes longer period to learn about "adab" or politeness.. It is above 'ilmi' or knowledge... You may be the brightness, but if you have no courtesy, then it is nothing. Even so, again.. politeness is way beyond race, religion or ethnic groups..  It tells you who you are, where you come from and your roots, indeed.

Now.. adab is quite rare ... when people are only judged by their belongings...
As money becomes waaay to important to be ignored.. When people laugh at other's disability and feels like they are always.. on top of the world..

Astagfirullah al adzim..

Now i start the cursing..

I think i just need to end this posting... a small writings to relieve my discomfort when being around with some unethical rookies..

What is my next duty? to ensure that all my children got proper education ... insya Allah..


Kamis, 22 Februari 2018

Ayam Goreng Rempah - another altenative for easy-cooking


Setelah membiarkan blog hampir jamuran... ijinkan saya berbagi salah satu menu pilihan keluarga kami..

Ayam Goreng merupakan salah satu pilihan menu yang punya banyak penggemar dimana-mana..
Yang standard ada ayam ungkep kuning, atau putih.. ayam lengkuas maupun ayam goreng oriental...
Kali ini, ijinkan saya berbagi resep pilihan... Menggunakan ayam fillet atau ayam utuh yang dipotong ukurang agak kecil, karena menggunakan teknik marinasi ..

Kenapa namanya ayam goreng rempah? karena saya menggunakan rempah dengan porsi generous di resep ini..

Resep dan cara membuatnya sebagai berikut :

Bahan-bahan :

500 fillet daging ayam (bisa paha atau dada ) - dipotong memanjang uk  3 cm x 5 cm , cuci dengan 3sdm air lemon, biarkan 5 menit, cuci dengan air lalu sisihkan

Bahan marinasi :
1 sdt garam
1 sdm bumbu kari bubuk
2 sdm madu
3 siung bawang putih dan 2 cm jahe diulek halus
1/2 sdt ketumbar
1/2 sdt lada

Tepung utk coating :

150 gr tepung terigu serbaguna
2 sdm maizena
2 sdm tepung beras
1/2 sdt peres garam
1/2 sdt lada halus
4 lembar daun jeruk diiris tipis

Cara membuat :

1. Campur semua bahan marinasi - masukkan ayam ke dalamnya.. lalu letakkan di dalam chiller selama 30 - 45 menit

2. Angkat ayam, tiriskan.. lalu aduk dengan campuran tepung .. coating sesuka hati.. lalu masukkan kembali ke dalam freezer selama 15 menit.

3. Siapkan wajan dengan minyak yang cukup untuk menggoreng hingga terendam.. Goreng 2x agar renyah... Gorengan pertama biasanya sekitar 3-4 menit.. sedangkan gorengan kedua sekitar 3 menit - agar crispy. Gunakan panas sedang, agar ayam tetap juicy.

4. Hidangkan dengan nasi, sambal tomat, dan lalapan...

Oh well.. monggo dicoba.. semoga menambah perbendaharaan menu anda...