Rabu, 25 September 2013

Oriental Fried BeeHoon

Hello readers,

Hope all well with you..

After a while, let me try to share one of our favourite menu for breakfast - Oriental Fried BeeHoon (corn vermicelli)

The dishes is quite famous among indonesian who eats a lot of stir fry and deep fried food. Generous in calorie yet breath taking in taste :) ..

We can discuss about our habbit, yet.. the recipe is as follow :

Oriental Fried BeeHoon

1 pack corn vermicelli (using Bihun Jagung merk Paten)
4 cloves of garlic - bruised and roughly chopped
50 gr of chicken breast - cubed
10 meatballs - sliced
2 egss - beaten
2 strings of leek - sliced
50 gr caisim (chinese cabbage)- sliced
50 gr cabbage - sliced
2 table spoon of oyster sauce
1 tsp salt
1 tbs castor sugar
1/2 tsp pepper
3 tbs of cooking oil
1 tbs margarine
1 tsp sesame oil
6 tbs sweet soy sauce

How to make :

1. Boiled 1 lt of water - add a pinch of sugar and cooking oil
2. Put beehoon and cook for 2 minutes
3. Rinse with water, dried and add 6 tbs of sweet soy sauce - set aside
4. Heat 3 tbs of cooking oil, add margarine
5. Stir fry garlic until brown and give some aroma. Add chicken cubes and meat ball.. Keep stirring, then add eggs - scramble the whole things. Add salt, pepper, oyster sauce and sugar - last but not least, add all vegetables.
6. Keep stirring until you can smeel the caramelized aroma.
7. Pour the beehoon and mixed well with veggies and proteins.. Keep stirring smoothly until all well seasoned.
8. Add sesame oil - turn off the heat.

Voila... this is it guyz..
Hope the recipe works well on you, just like it did to me..

Happy cooking :)

Senin, 09 September 2013

Nasihat-menasihati dan Komunikasi :)

Di suatu sore yang temaram, ponsel saya bergetar, rupanya ada notifikasi email masuk disana.

Mengingat email tersebut masuk ke dalam alamat email pribadi, saya tergerak utk sekedar membaca headlinenya. . ( I know its a bit improprer, but I still did it and add an extra 5-10 min for my working time)..

Kembali ke email tadi - rupanya merupakan tautan atas sebuah tulisan dari seorang sahabat saya.. Sahabat saya, sang penulis tadi, saya kagumi atas wawasannya yang luas, penulisan yang cerdas dan selera humor yang nyentrik. Hal yang kadang membuat saya dapat melontarkan terminologi2 ajaib yang hanya dia pahami. Membuat kami berdua punya sejuta maklum atas seluruh aksi-aksi yang nyeleneh juga logika yang dikemukakan..

Singkatnya, saya dan dia, juga beberapa sahabat, punya rambu-rambu yang jelas dalam berkomunikasi. Berbagi nasihat? Tentu sering.. Menyinggung hati? Alhamdulillah belum pernah dan insya Allah tidak.

Teman-teman tentu berfikir bahwa hal2 diatas mungkin karena kedekatan kami sehingga punya sudut pandang yang hampir sama.

Well, let me tell you something.. Perbedaan karakter saya dan sahabat-sahabat saya itu sangat jelas. Namun satu hal yang selalu kami lakukan - KAMI TIDAK SALING MENYINDIR.. Itu saja

Sebagai muslimah, kami paham bahwa sangat perlu menjalin ukhuwah.. Hal yang memilih judul diatas.

Siang tadi, tanpa sengaja saya menemukan kutiban dari buku yang berjudul : Selembut Perkataan Nabimu – Kiat agar Nasihat Laksana Embun Yang Menyejukkan”, karya Muhammad Abu Shu’ailaik.

Buku tersebut menjelaskan, kenapa setiap nasihat yang datang dari Beliau selalu menyejukkan. Saya akan berusaha paparkan poin-poinnya ya :

1. Ikhlaskan niat (jangan ada niat lain.. pamer, berasa lebih tau, etc- kalo sudah begitu, maka BASI yang ada)

Semata-mata untuk mengharapkan ridho Allah Subhanahu wa Ta’ala. .

2. Menasehati Secara Rahasia - ini penting!!! (penggunaan 3 tanda seru menunjukkan esensi bahwa poin ke 2 ini yang sering bikin mislek)

Kebanyakan dari kita tidaklah mengetahuinya. Perhatikanlah, bahwa penerima nasehat adalah orang yang sangat butuh untuk ditutupi segala keburukannya, dan diperbaiki kekurangan-kekurangannya. Maka, tidaklah nasehat akan mudah diterima bila disampaikan secara rahasia.

Imam Abu Hatim bin Hibban Al Busti rahimahumullah berkata: “Namun nasehat tidaklah wajib diberikan kecuali dengan cara rahasia. Karena orang yang menasehati saudaranya secara terang-terangan pada sejatinya ia telah memperburuknya (keadaan penerima nasehat). Barangsiapa yang memberi nasehat secara rahasia, maka dia telah menghiasinya. Maka menyampaikan sesuatu kepada seseorang muslim dengan cara menghiasinya, lebih utama daripada bermaksud untuk memburukkannya”. (Raudhatul Uqala’, hlm 196)

3. Memberi nasehat dengan Halus, Penuh Adab dan Lemah Lembut. - ini penting juga

Ibaratnya seperti membuka pintu. Sedangkan sebuah pintu tidak akan bisa dibuka kecuali dengan kunci yang pas & tepat. Maka pintu itu adalah hati, dan kuncinya adalah nasehat yang disampaikan dengan lemah lembut, santun, dan halus. Ini sesuai dengan sabda Nabi Muhammad shallallahu ‘alayhi wa sallam:

“Sesungguhnya kelemahlembutan tidaklah berada dalam sesuatu kecuali menghiasinya. Dan tidaklah terpisah dari sesuatu kecuali ia perburuk.” (HR. Muslim)

Dari sisi ilmu komunikasi yang saya pelajari, pesan tidak akan diterima dengan baik saat stimulus yang dikirimkan itu bermuatan negatif. Yang terjadi - nasihat tidak sampai, ukhuwah pun putus : BENCANA..

4. Tidak Memaksa - ini juga sering dilupakan

Orang yang menasehati tidaklah berhak sama sekali untuk memaksa menerima nasehatnya. Karena pemberi nasehat adalah seseorang yang membimbing menuju kebaikan. Sehingga hak pemberi nasehat hanyalah menyampaikan dan memberi arahan saja.

5. Memilih Waktu yang Tepat untuk Memberi Nasehat - naaahh (saya tidak perlu komen lebih lanjut)

Ibnu Mas’ud rodhiyallohu’anhu berkata:

“Hati itu memiliki rasa suka dan keterbukaan. Hati juga memiliki kemalasan dan penolakan. Maka raihlah ketika ia suka dan menerima. Dan tinggalkanlah ia ketika ia malas dan menolak.” (Al –Adab Asy-Syar’iyyah, karya Ibnu Muflih)

Nah, ke 5 poin diatas sudah menjelaskan secara seksama adab menasihati sesama muslim.

Sebagai seorang humanis, sebelum saya membaca kutipan buku diatas, jujur, saya hanya memberikan nasihat kepada segelintir orang. Orang-orang terdekat yang sudah mengenal saya secara mendalam, dan saya pastikan bahwa pesan saya sampai dengan baik. Kenapa? Saya percaya bahwa semua melalui suatu proses, baik singkat maupun yang berliku.


Saat seorang sahabat dikhianati suaminya, saya hanya diam dan memberikan dia pelukan yang tak berkesudahan. Saat seorang teman kehilangan ayahnya, saya kembali menawarkan bahu saya. I sat with them in silence.

Tidak jarang, saya hanya memnuatkan mereka secangkir teh hangat lalu memeluknya.

Saya paham, bahwa terkadang kita hanya butuh didengar, bukan mendengar... Saya mengerti bahwa itu bukan saat yg baik untuk berkata-kata..

Mungkin yang ideal adalah istigfar bersama, namun terkadang saya hanya menggenggam tangan mereka sambil bertanya,.. Apa yang bisa saya bantu?

Nasihat tidak selalu harus tak berkesudahan. Pemilihan waktu dan cara penyampaian harus cerdas, kalau kita ingin didengar. Cara penyampaian terhadap sahabat tentu berbeda saat saya menasihati permata hati saya, atau adik tercinta.

Namun intinya - bersikap bijaklah. Saya paham bahwa memberikan empati itu tidak mudah, hal yang membuat saya makin maklum saat menghadapi beberapa sindiran.

As a human being, tentu saya tidak nyaman mendengarnya. But hei.. Maksudnya baik, meskipun cara penyampaiannya jauh dari cerdas, karena pesan jelas-jelas tidak sampai.

Suami saya tersayang, selalu mengingatkan.. Sebaiknya kita ambil positifnya saja, mengingat kan tujuan nasehat itu baik, meskipun cara2nya tidak etis.. #fact - benar begitu yang baik..

Tapi suamiku tersayang - dengan segera saya menyanggah.. Bagaimana mungkin suatu nasihat yang mempunyai tujuan baik datang dari orang-orang yang sulit berempati, tidak pandai memilih cara maupun waktu penyampaian?

Bukankah Rasulullah sendiri percaya proses, makanya beliau punya stok sabar yang tak terhingga..

Sanggahan suami yang berikutnya - "dengan begitu, saat ada nasihat yang membuamu tidak nyaman, ingatlah bahwa kita harus memahami keterbatasan lawan bicara kita".. Maklumi dan doakan agar tidak terjadi hal yang sama .

A tounge has no bone, but its strong enough to break a heart.

Speak wisely, choose the correct words and expression.

Since we are given two ears than one mouth - means that we have to listen more than Speaking

Since we are good enough to think, meaning that we need to think before speaking ..

Another reason why, some words are better unspoken and left prejudices behind ..

If you can't communicate in a good manner - try.. If you still can't, try harder..

Jadi.. Saya tutup tulisan ini dengan serangkai doa..

Semoga kita bisa saling menjaga ukhuwah yang telah tercipta dengan saling menjaga lisan yang ada.

Aamiin.

*fly over kuningan, 6 sept 2013

Kamis, 05 September 2013

Mari Turun ke Dapuuurr..

Dear readers,

Kali ini.. Saya ingin bercerita tentang passion saya.. which are cooking and baking .. I love both of them...

Beberapa teman, kerabat, rekan kerja tentu tau bahwa kedua kegiatan diatas merupakan passion saya . Bahwa saya dapat melepas semua lelah, pressure, stress dgn membuat seloyang brownies kukus yang manis legit, atau sepinggan macaroni schotel yang nikmat..

Seringkali saat saya bertukar informasi dengan beberapa rekan kerja maupun sahabat, komentar yang keluar adalah.. 'Ribet amat.. atau..
'Kayaknya kalo elu yang ngmg kok gampang ya.. Atau..
'Elu sih enak mbak bisa bikin..

Wehhh.. Let me tell you something readers tersayang...

Saya bukan peri biru yang tinggal mengayunkan tongkat ajaib warna pelangi..

Laluuu

VOILA ...

Masakan enak tersedia.. I did learn quite some.. I practice, I chopped, accidently got my finger hurt when slicing some ingredients, being scolded by my loyal critics - dalam hal ini mama dan anak2 tercinta... Namun.. saya merasa bahwa tidak ada satupun usaha saya yang sia-sia..

It might be because both are my passion, so I am willing to give all effort to do so - well almost all kalau mau jujur..

I found my peace by making a dough.. Or when I creating my own recipe - tallying one dish into another.. I feel my adrenaline rushing when testing my own recipe and do my best so it won't be harmfull :) ..its an ecstassy when someone is really delighted to enjoy my cooking..

Alhamdulillah - I think I have lots of mentors in my life..

Yang pertama, tentu mama saya tercinta, yang punya sejuta resep di dalam kepalanya - and believe it or not, beliau hafaaalll lebih dari 50 resep, tentu saja dengan banyak modifikasi di dalamnya.

Alm eyang putri dan alm bude saya (kakak alm papa), juga merupakan koki yang handal. Mereka berdua mengajarkan saya bagaimana memilih bumbu yg berkualitas ( so don't be suprised to see me try those black exotic kluwek before I do hand grinding...), membedakan penggunaan alat memasak,, sampai food pairing yg beraneka, terlihat menakjubkan tetapi berpadu pas di piring saat hari raya tiba..

Menurut saya pribadi, dan ini sudah dibuktikan.. Practice makes perfect.. So, hal itu yg juga saya lakukan..

Bikin kue bantat? Tentu pernah..
Beberapa kali praktek tp hasilnya tidak sesuai dengan harapan? Pastinyaa....uji resep terkadang lebih dari 3-4 kali mencoba..

Namun, saya belajar banyak hal dr kegagalan membuat satu hidangan, belajar mengenali karakter bahan makanan, merk2 tertentu yang digunakan, melatih kepekaan saya dengan keberanian mencoba, memodifikasi resep dengan resiko yang minim dan hal- hal lain yang berkaitan dengan kegiatan 'turun dapur' ..

At the end , I think that's why I call it passion... Saat saya berani mencoba, pantang kapok.. Dan tentu saja, appresiasi tertinggi buat saya adalah, ketika my food critics mencoba, mengakui dan menyukai hasil masakan saya. Nevertheless, I made some pocket money because of doing what I like ...

Jadi...

Mari turun ke dapuuuurrr....


#salamketjombrangjinten#

Rabu, 28 Agustus 2013

Pempek Istimewa.. a simple snack which is not that simple to make :)

Dear Readers...

Finally.. this is it..

A simple snack yet not that simple to make.. - indeed..
Been trying to make it, got no luck so far.. Wait.. try to made it like 5 years ago, and i think thats the worst dish i've ever made.

Now, I need to try since both my children love it, and i think its a bit costly to buy that every couple of days..

So, browse some recipes - and as always decide to put my hand on it by revising some recipes version.

Alhamdulillah, the result turn out beautifully.. I think i kind of admiring my self for daring to try, with all the troublesome occur during and after procesing.. hehehe..

But let me tell you, the result is worth it...

Gonna cut of some crap now.. so this is it :

Pempek Istimewa

Bahan pempek:
325 gr ikan tenggiri
175 udang
1sdm garam
3 siung bawang putih
1 gelas air matang
2 sdm terigu - dibuat bubur dengan 60 ml air
400 gr sagu tani

Bahan cuko (think sour sauce):
500 gr gula aren
1 cangkir air
10 siung cabe rawit merah - ulek halus
3 siung bwng putih
1/2 sdt garam
1 sdt tongcay
1 sdm munjung asem jawa
1 sdt cuka


Cara membuat pempek :
1. Dinginkan sebentar ikan dan udang di dalam freezer - kuran lebih 10 menit.
2. Siapkan food processor - campur ikan. Udang, bwg putih, garam, penyedap (jk perlu), 200 gr sagu, dan air. Segelas . - tambahkan 1 sdm minyak.
3. Proces semuanya sampai tercampur rata. Saya menggunakan processor merk Sico, dan membutuhkan 2 menit utk menghaluskan, lalu 1 menit utk mencampur rata.
4. Tuang pada baskom - pastikan hasil nampak seperti bubur ikan..
5. Aduk perlahan searah, lalu tambahkan sedikit sagu jika masih terlalu encer.
6. Saat membentuk pempek - lumuri tangan dengan sagu agar tidak lengket, pastikan adonan konsisten kekenyalannya agar tidak keras.
7. Setelah dibentuk, segera rebus dalam air mendidih. Jangan lupa masukkan sedikit minyak agar tidak lengket. Angkat pempek setelah mengapung - tiriskan.
8. Goreng hingga matang - sajikan dgn kuah cuko, rajangan timun dan sdkit mie kuning.


Well.. selamat mencoba.. dan jangan khawatir adonan mislek.. coz i dont think it will..

Salam pempek..

Jumat, 23 Agustus 2013

Pan Fried Tuna for weekend :) .. splendid

Hei there..

another recipe to try during weekend.. i guarantee you, that it'll be simple and nice too..

So.. this is it!!!

Pan Fried Tuna

Bahan2 :
500 gr tuna
3 sdm air jeruk lemon
0,5 sdt garam
Seperempat sdt lada
Sprempat sdt mixed herbs
1 sdm minyak
1 sdm margarine

Bahan saus :
1 sdm butter,
100ml susu cair
Stgah sdt mixed herbs
Seperempat sdt cabe kering yg dgilling kasar
1 sdt gula

1. Bersihkan tuna.. kucuri jeruk nipis.. lalu beri sedikit garam, lada,dan mixed herbs - set aside(dinginkan sebentar)

2. Buat sausnya - lelehkan butter, masukkan 1 sdm tepung terigu - aduk2 hingga tepung kekuningan, lalu masukkan susu sedikit demi sedikit, sambil terus diaduk hinggak tdak menggumpal. Tambahkan 1 blok chicken powder, mixed herbs dan cabe giling kasar serta gula. Koreksi rasa hingga perlu. Pastikan kekentalan saus sesuai dengan yg diinginkan.

3. Keluarkan ikan dari lemari es, thawing kurang lebih 5 menit.

4. Lelehkan 1 sdm margarine, panggang tuna sebentar - pastikan api tidak terlalu besar sehingga tuna tidak kering .

5. Angkat, dan sajikan dengan kentang goreng dan simple salad..


- Semoga sesuai selera ya.. :)

Chicken Parmigiana - another recipe that worth to try..

Hello again..

Sesuai janji kemarin, saya posting 1 resep lagi..
Kalau melihat proses masak, memang ada beberapa step yang harus dilalui.But, its really worth to try..

Bahan2 :
350 gr dada ayam - tipiskan melebar
1 sdt garam dan stgh sdt lada
2 sdm air jeruk lemon
1 cangkir tepung panko
Putih telur utk celupan
1 sdt mixed herbs
100 ml susu cair
75 gr easy melt chese
1 teaspoon corn starch
1 small can of tomato paste
2 tsp cane sugar (gulapasir kuning)
Half cup fresh chop parsley (peterseli)

Side dish : aglio olio pasta dan simple salad dgn italian dressing or balsamic vinegar

Cara membuatnya :
1. Ayam dimarinade sebentar dengan air jeruk lemon - set aside

2. Dalam mangkuk, kocok lepas putihh telur, beri sedikit garam dan lada

3. celup potongan ayam ke dalam kocokan putih telur, lalu gulingkan ke dalam tepung panko. Dinginkan 30 menit di dalam lemari es baru digoreng hingga kekuningan.

4. Dalam panci susu, hangatkan susu cair, lalu tambahkan keju easy melt dan mix herbs - aduk hingga keju leleh, kentalkan dengan corn starch atau maizena, tambahkan 1 sdt gula dan sedikit garam - sisihkan

5. Panaskan pasta tomat, tambahkan 50ml air (sktar 5 sdm) dan 1 sdt gula. Setelah mendidih dan kekentalan dirasa cukup (harus sedikit lebih kental dbanding saus tomat), angkat, tambahkan fresh parsley

6. Finishing part - pada pinggan tahan panas, tuang adonan pasta tomat - lalu susun ayam yg telah digoreng diatasnya. Layer berikutnya merupakan adonan keju dan susu yg telah dimasak.

7. Panggang pada suhu 175 derajat selama 20 menit atau hingga adonan keju kecoklatan.

8. Sajikan dengan side dish - pasta aglio olio dan simple salad.

Jadi???
Mari masuk dapur lagi... semoga jadi tambahan menu istimewa bagi keluarga ya..

Kamis, 22 Agustus 2013

Semur Daging - our legendary cooking with family recipes

Dear Readers,

Maafkan kalau selama ini jarang upload. Belakangan sebenarnya banyak sekali ide tulisan di kepala.. At time being.. i have two (2) more that i need to share beside this recipe..

However, membagi resep sepertinya jadi lebih essensial ya.. karena berguna buat banyak orang - aamiin ya Allah.. Resep yang akan saya share kali ini adalah..

Beef Smoor - alias semur daging..
Menggunakan resep turunan dari alm eyang putri, yang dipraktekkan oleh keluarga kami dari tahun ke tahun.. To cut the story short.. this is it gals :

Beef Smoor
Bahan-bahan :
500 gr daging sapi has kualitas baik - dipotong melintang serat
3 siung bawang putih - keprek lalu cincang
6 siung bawang merah - diiris halus
2/3 cangkir kecap manis kualitas baik
1/2 sdt lada
1 sdt garam
1 kaldu blok rasa sapi
1/4 sdt pala bubuk
2 kapulaga
6 cengkeh
2 cm kayu manis
1 cangkir susu full cream
2 sdm minyak utk menumis
2 sdm margarine atau butter
2 cangkir air
2 cm jahe - diparut lalu dilumuri ke daging

Cara membuatnya:
1. Marinade daging dengan jahe - kurang lebih 15 menit.
2. panaskan minyak, masukkan margarine. Setelah meleleh, tumis bawang putih, bawang merah, kapulaga, cengkeh, ky manis sampai wangi, lalu masukkan daging yang sudah dimarinade tadi.
3. Biarkan terjadi proses karamelisasi, tambahkan kecap, aduk-aduk. 4. Masukkan 2 cangkir air, lada, garam, kaldu blok dan pala bubuk. 5. Biarkan mendidih, lalu kecilkan api
6. Biarkan sampai air susut, kemudian cek apakah daging sudah empuk. Kalau belum, tambahkan 1 cangkir air lagi.
7. Stelah daging empuk, tambahkan 1 cangkir susu.. Biarkan mengental.
8. Angkat, sajikan dengan kentang kukus dan ongklok sayuran (biar gaya)... atau pakai nasi hangat dan tumis polos sayuran - yang ini juga enak..

All rite.. semoga resepnya berguna ya..