Kamis, 17 April 2014

While he was sleeping...




Being a wife for almost 10 years, knowing him for almost 18 years..
Made me realize that i have miss lots of moments of us.. That someday i might regret..

In some chatty moment, hubby shared me his best moment he has.. after we got married..

and NOOOO.. It wasnt when we had some.. .. (you name it your self)..

But it was when I survive delivering our baby girl when she was just 34.5 weeks, and having my second pregnancy not long after that...

What stunned me was the third sentence : And when watching you sleeping next to me..

Still gazing as im quite suprise..

He continue his endless explanation : "It was when you were sleeping.. i realize the bond we had..
"It may not for eternity - but i will surely ask Allah for that"...

And just a few days back..

I got home a bit late.. both children were already aslept.
I can see that hubby was quite worn out for whatever activity he had that day..yet, he got me some warm water for bathing, and a cup of warm tea..

After bathing, i realize that he went to bed earlier..

And..

I did exactly what he did to me.. Watching him sleeping..
He was pretty worn out that day.. saw him snore a bit..
He didnt even awake when i finally cuddling in his arms.. kiss him goodnite..

At that moment of silence.. i feel so blessed . I instantly forget all arguments that we had daily.. small small things that can easily spark bigger problem..

And I thank God for what i have..

So.. this is for you dearest..


I love you to the moon and back.. 
Thank you for everything.. 



Jumat, 11 April 2014

Tentang Sahabat dan Co worker




Hallooooww semuahhh....

Well.. sudah lama banget hendak menulis, tapi apa daya saya malas :|..
Ketunda ini itu - alasan basi, padahal time management yang agak bloon plus kebanyakan browsing gak penting..

Nah.. kali ini.. ijinkan saya menulis tentang Sahabat dan Co Worker..

Kenapa tema ini saya pilih???

Coz my best friend and co worker in the office just left..

huhuhu.. cry out loud.. 

Nah.. itu yang diatas dianah.. yang perempuan tentu saja... Jadi pembaca pemirsah.. kenalkan sahabat sekaligus Co-worker sayah : mbok Yuli Isnaeni... panggilan sayangnya.. Miss Jules..

Beliau itu kompetitor saya dalam hal J U D E S .. Iya dalam hal Judes-judesan.. Dan herannya, komunikasi kami berdua sangat lancaaarr... gak pernah ada miskom lho.. #yaeyalah..

Sebelum saya kemana-mana nglantur.. mari kita kupas.. apa yang dimaksud sebagai co worker, maupun sahabat sekaligus co-worker.

Seorang Co-Worker adalah rekan kerja. Rekan bekerja, orang yang bersama-sama menghabiskan waktunya dengan kita, beribadah setidaknya 8 jam sehari.. Co-worker tidak harus menjadi teman baik, tapi harus bersikap professional, pada porsi yang seharusnya.

sedangkan neng Jules inih.. Sahabat sekaligus Co Worker.. She's more like a sister to me ..



Kenapa?

Meskipun pekerjaan kami tidak bersinggungan - tak jarang kami berbagi cerita.. Menyumpah bersama, ngakak bareng, fwd email gak penting sampai diskusi masalah yang sangat personal...
And so far, we have arguments, which will be settled in a less time-consuming. Hal-hal yang bersinggungan dalam masalah pekerjaan, bisa diselesaikan dengan diskusi singkat.. - hal yang belakangan terkadang menjadi sesuatu yang mustahil dilakukan pada beberapa masalah..

So.. to cut the story short..

Miss her already... (even more.. these days.. when few things are tumbling down..) I miss sharing a glance, when someone around can easily understand what i meant - whats cooking inside my head.. :(
and i found it amazing for someone who I just knew for about 4-5 years of time.  ..

Now, I cant say anything else but... a sincere hope that she'll be even more successfull in her new tenure..

Au revoir, Jules sayang...

Hope our path cross.. :)



Jumat, 21 Februari 2014

Komunikasi dengan Ibu Guru SDIT

Dear Readers..

Paham sangat kalau postingan saya belakangan penuh dengan remeh temeh tak penting #bagiyangtakpaham
#eaaa..

Tapi.. kali ini ijinkan saya untuk sedikit berbagi pengalaman saya berkomunikasi dengan guru si mbarep tersayang.

Kebetulan anak saya bersekolah di Sekolah Dasar Islam Terpadu Raushan Fikr, sekolah baru dimana anak saya merupakan angkatan pertama. Kebayang serunya kan?

Nah, saya tidak punya komentar buruk mengenai SDIT itu, bahkan saya harus akui bahwa rata-rata guru-guru maupun staf pengajar disana sangat kompeten. Salah satu indikasi yang terlihat adalah ketika anak-anak sedih menjelang weekend, karena TIDAK SEKOLAH.

Wew.. terbayang funnya kan?

Eh, mari fokus akan apa yang saya ceritakan..

Beberapa bulan kebelakang, saya terlibat dalam sebuah percakapan melalui pesan singkat telepon dengan wali kelas Raissa..

WK : Selama siang bunda.. anak afwan belum dijemput.
Saya :... ??
WK : Maaf bunda.. tapi anak afwan belum dijemput...
Saya : .. Halo mbak.. saya bundanya Raffa dan Raissa.. apa mbak salah sms..
WK : Oh iya bunda.. maaf.. maksud saya afwan - anda..
Saya : #nginyem.. ( ---___---)

My expression was :


Sekian postingan tak penting..

Ternyata... memang saya masi banyak harus belajar ya.. #hwadeuh..
Lahir di Jakarta, besar di Jakarta, bahasa ibu ya bahasa Indonesia.. 2nd languange.. definitely not arabic..

sampai bertemu pada posting berikutnyah..



Kamis, 20 Februari 2014

Suatu sore di akhir minggu

Anak-anak memang selalu membuat ibunya terpana..

Amazed akan nyentriknya anak mbarep.. Karena dia minta sepatu sekolah yang bisa sekalian dipake untuuukkk....

NGEDANCE..

Dan saiah jaman dahulu kala saat masih jahil, tak terpikir sedikit pun soal beginian...

Beginilah tampilan si anak kesayangan dengan sepatu baru, plus baju yang disamakan dengan emaknyah..



Jilbab boleh panjang.. tapi KEREN is A MUST...

#emaktepokjidat

Selasa, 18 Februari 2014

Boring..

Saatnya perbanyak istigfar saat kebosanan melandaa..

Tak patut dicontoh.. tak patuh ditiru.. tak patut pokoknya..

Well, im just human.. who got bored once in a while..


Rabu, 12 Februari 2014

Hiburan pagi





Maafkan posting gak penting ini..

tapi, hiburan pagi ini.. saat ojek saya berdampingan dengan motor lain.. dikendarai oleh mas-mas yang terlihat tinggi besar, dengan motor ber CC besar.. namuuunn..

Ada stiker hello kittynyah..

warna warni.. lucuk banget..

Dan itu bisa bikin saya senyummm.. :D



Kamis, 30 Januari 2014

Edisi Banjir Spesial tahun 2014..




Dear Readers, 

Hope all well with you.. 

Iyah.. memasuki musim hujan yang "Subhanallah" curahannya.. Mari bersama-sama mengucap.. "Allahuma Shayyiban Naafi'an" .. karena setiap hujan yang turun itu pasti manfaat.. yang jadi gak manfaat karena selama musim kemarau, manusianya nggak : 

1. Buang sampah pada tempatnya (dan saia bukan jubir Dinas Kebersihan yak..)

2. Bikin sumur resapan (sementara gak semua wilayah ada PAM, hayukk usahee biar gak kurang aer pas kemarau.. )

3. Menanam Pohon (saia juga bukan Jubir DepHut, apalagi DepHub meskipun penumpang setia angkutan plat hitam  #abaikan) 

Nah, 3 point diatas itu merupakan hal yang sangat dapat dilakukan secara swadaya, dan biasanya untuk poin ke 2 dilakukan dengan koordinasi pak erteh maupun erweh setempat..(priviledge juga buat yang punya pak RT dan RW kreatif, tentu hal diatas tanpa diminta sudah disosialisasikan.. :D ) 

Apa dengan demikian bisa tidak banjir? 

Ya tentu saja tidak demikian adanya.. Kalau rumah gentengnya pada pecah, tentu kebanjiran #salahkasipenjelasan .. 

Okey, lets get serious.. 

Banjir tentu saja banyak sebabnya.. Nah, kali ini selain curah hujan yang memang lebih tinggi dari tahun sebelumnya (menurut BMKG dan berita di koran, monggo di browse.. ) .. faktor manusia, tentu saja jadi penyebab utama.. 

Saya kupas satu-satu, tentu saja dengan pengetahuan yang terbatas ini : 

1. Kurangnya lahan hijau - it is soo obvious.. laiknya menebak kalau garam itu asin.. kecuali garam gadungan :D 
Keterbatasan lahan ini, tentu saja karena sebagian besar dialih fungsikan menjadi.. MALL, Perumahan, Pabrik.. en so on en zo voort.. 

Nah, foto-foto diatas tadi merupakan kondisi banjir di kota Bekasi Tersayang yang katanya Cerdas, Sehat dan Ihsan ituh.. dan teuteup ya.. banjirnya terulang terus.. karena katanya.. banyak pembangunan perumahan yang tidak membuat saluran air dengan semestinya.. - well ini sih kondisi di Jatiasih ya.. selain karena ada tanggul yang lagi-lagi jebol karena tidak kuat menahan derasnya arus air.. 

Selain itu, pembangunan MALL yang juga berarti mengurangi adanya Lahan Hijau - tentu saja.. Kalau kota sebelah udah menghentikan pemberian persetujuan pembangunan Mall (- hal yang buat saya pengen tukeran pejabat #salahcurcol ..)  Maka saya tidak sepenuhnya paham apakah hal yang sama juga berlaku di Bekasi.. 

2. Pendangkalan kali karena sedimentasi lumpur dan sampah 

I know.. i know.. kalimat diatas memang seperti bahan kajian skripsi bunyinya.. Eniwei.. memang seperti itu loh yang terjadi.. 

Kali Bekasi, Rawa Lumbu, dan Citarum ternyata memang sudah pernah dikeruk.. Saya harus katakan sudah pernah dikeruk, karena menurut berita di beberapa media memang demikian adanya.. Namun ternyata memang belum cukup untuk dapat mengatasi banjir. 

3. Pembangunan Perumahan di daerah resapan.

Poin ke-3 ini memang berhubungan erat dengan poin pertama. 
Kita ambil daerah Cibubur sebagai contohnya. Belasan tahun silam, saat saya dan alm ayah saya masi sering mengukur jalanan malam hari saat iseng, beberapa kali kami melewati kawasan Cibubur yang saat itu masi sepi. Melewati fly over ke arah Cimanggis, ayah saya menunjukkan cekungan rimbun seraya berkata.. "Mbak, ini tadinya mau dibuat Setu kecil atau Taman.. tapi kabar terakhir pap dengar, mau dibuat jadi Mall.. Karena disini masi ada Camping Ground, Taman Bunga dan lain-lain, dianggap kurang menguntungkan juga kalau dibangun taman.. Jadi, kamu siap-siap kalau lama kelamaan air susah, dan banjir dimana-mana".. 

Saat itu saya hanya mengerutkan kening sambil berkata.. "Mall lebih untung kali pap" .. dan langsung ayah saya sambung dengan tersenyum simpul sambil menyambung omongan saya .. 

"Tapi kan kamu gak ngunyah duit mbak..".. 

It is true.. 

Nah, sebelum saya menulis ngalor-ngidul sementara selalu mbrebes mili tiap teringat beliau, mari kembali ke fokus bahasan.. 

Jadi.. saat terjadi bencana alam - dalam hal ini Banjir, tentu pemerintah daerah yang terkena jadi teruji kualitasnya. 

Setelah menjadi warga Bekasi selama 9 tahun, yang perlu saya cermati : 

1. Kondisi jalan yang mudah sekali rusak, perbaikan dilakukan biasanya (saya harus pakai kata 'biasanya') saat menjelang Pilkada.. #ahhveeouusslliiieeyy #modus

2. Banyaknya perumahan-perumahan baru dengan sedikit Ruang Terbuka Hijau.. (#lhadalah #masibisambangun #mislek.. )

3. Penggunaan Lahan menjadi Warehouse/Gudang, sehingga truk yang masuk melebihi kapasitas jalan (no wonder jalan rusak all the time)

4. Saluran Drainase yang seringkali tidak berfungsi dengan baik. 


Paham kan, kenapa saat musim hujan jadi banyak kolam renang?? 

Nah, berhubung sebagai warga kita sulit juga untuk bicara dengan yang berwenang atau menuntut speedy action, ya sudahlah.. Lets do what we can do... 

It is for ourselves.. 

Jadi, mulai tanam pohon, buang sampah pada tempatnya.. dan kalau memang memungkinkan.. mari buat sumur resapan.. 

Well, saya sih tidak mau apatis saat pemilu atau pilkada.. 
Tapi sebaiknya ya, kalo gak ngurusin rakyat ya gak usah kita pilih lagi ntar.. (#malesinbanget.. ) 

Sekian dulu deh.. ntar kebanyakan nulis, dibilang modus menjelang pemilu, atau gerahnya saya pada tokoh dan partai tertentu lagi.. 

:) 

Have a safe and pleasant long wiken everyone.. 

Daann.. berhubung ini sehari menjelang Imlek.. 

Selamat merayakan bagi yang merayakan yaaa.... :D 


Note : 

Semua foto-foto diatas bukan milik pribadi, merupakan diakses dari beberapa media online seperti antara, liputan6 dan tribunnews.