Jumat, 24 Januari 2014

Episode "Near Miss"

Dear Readers,


Kali ini ijiinkan saya untuk berbagi cerita mengenai "safety" di lingkungan kerja.

Saat ini kantor saya berada di lantai 19 sebuah gedung yg terbilang baru dan terletak di bilangan barat jakarta.

Kemarin siang, sekitar jam makan siang, saya dan seorang rekan kerja hendak pergi ke food court di lantai 6 gedung kami.

Pintu lift baru saja tertutup, dan tiba-tiba lift anjlok dan berhenti. Kondisi di dalam gelap dan perlahan lampu darurat menyala (iyah, lampu darurat yang nyalanya kalah sama sentir itu loh) ..  

Rekan saya menjerit sambil berpegangan kepada tangan saya. Sontak saya memencet tombol emergency call, dan langsung meminta rekan saya untuk menghubungi rekan kami yg lainnya di kantor.

Kondisi dalam lift stagnan - dan saya bisa lihat dari screen di dalam lift, kalau system sedang restart. Setelah beberapa saat (kurang lebih beberapa menit - hal yang tentu saja terasa lebih lama dari fakta yang ada mengingat situasi tersebut) lampu lift menyala dan lift membuka di lantai 18 - satu lantai di bawah kami.

Kami langsung keluar lift, dan bertemu dengan seorang satuan pengamanan yg berjaga di koridor. 

Hal pertama yg saya lakukan adalah meminta beliau membantu menghubungi gedung, menginformasikan bahwa ada tenant yg terpaksa keluar lift di lantai tsb, karena kondisi lift anjlok. Pertanyaan kedua - apa beliau mendengar saat saya memencet emergency bell? Jawaban beliau : TIDAK .

Sambil menunggu lift berikutnya, saya mendapat informasi bahwa baru saja terjadi padam listrik beberapa saat. Hal itu yang mungkin mengakibatkan 'gangguan' pada sistim elevator gedung.

Ok - saya mengakui keterbatasan pengetahuan saya mengenai elevator, baik secara sistim maupun teknis. Namun, saya bisa pastikan bahwa yang saya baru alami merupakan 'near miss atau near hits'.

Ijinkan saya untuk menjelaskan lebih lanjut.

Menurut tante wiki, 'near miss' adalah :

an unplanned event that did not result in injury, illness, or damage – but had the potential to do so. Only a fortunate break in the chain of events prevented an injury, fatality or damage; in other words, a miss that was nonetheless very near. Although the label of 'human error' is commonly applied to an initiating event, a faulty process or system invariably permits or compounds the harm, and should be the focus of improvement

Pada kondisi tersebut memang tidak ada 'casualties', namun harusnya 'near miss' menjadi alarm bahwa ada hal2 yg mungkin tidak sesuai dengan standard.

Kurang lebih 30 menit dari kejadian, saya mendapat email Pemberitahuan dari pihak Building bahwa kondisi lift terjadi karena Listrik padam. Sehingga dibutuhkan waktu beberapa saat untuk genset mengambil alih, juga elevator merespon - hal ini termasuk restart system. 

Melihat respon cukup cepat yang diberikan oleh Building Management, saya angkat topi.  Setidaknya ada permohonan maaf sekaligus penjelasan yang mereka berikan. Namun alangkah bijaknya jika ada tindakan lebih lanjut, mengingat hal ini terkait keselamatan serta kenyamanan kami sebagai pengguna sekaligus tenant. 

Atas dasar tersebut, saya memberanikan diri untuk menginformasikan kejadian near miss kepada Head of HSSE di kantor kami. 

Email balasan yang dapat cukup standard - menanyakan kronologi dan juga menginformasikan SOP Elevator yang tentu saja sangat logis. Tak lupa beliau menambahkan bahwa 

"Kalo Lift terasa anjlok saat aliran listrik tidak stabil, sebenarnya itu perasaan tubuh kita terhadap efek gravitasi sesuai dengan hukum Newton-1 "benda akan mempertahankan keadaannya ketika bergerak ato diam". Jadi jangan terlalu kuatir." 


Membaca kalimat diatas membuat saya merasa bahwa saya terlalu kuatir.. 

Mungkin karena saya tidak paham bahwa ada sistem pengamanan lift, sehingga Lift TIDAK MUNGKIN meluncur begitu saja.. 

Mungkin juga, karena saya tidak punya sertifikasi AK3 (terimakasih banyak Uda Andri Fardian atas infonya mengenai hal tersebut) sehingga tidak bisa mengaku paham ataupun terlalu khawatir akan situasi yang sebenarnya 'kecil' .. 

Please correct me if im wrong.. tapi inti dari kejadian yang saya alami adalah ketidaknyamanan akan sebuah nearmiss.. hal yang sangat wajar terjadi pada orang-orang yang mengalami hal tersebut.  Dan pemahaman saya, bukankah sangat wajar untuk memberi penjelasan dengan bahasa yang sederhana sehingga menumbuhkan kepercayaan kepada kami, pengguna elevator. Memastikan bahwa semua berjalan sesuai dengan standar keamanan yang seharusnya. 

Kembali saya harus mohon pengertian seandainya memang logika yang saya kemukakan dinilai jauh panggang dari api.. 

Saya percaya bahwa Lift harus memiliki emergency bell yang bekerja dengan baik, sehingga saat terjadi anjlok atau mati, penumpang yang berada di dalam tau pasti bahwa pihak building mengetahui keberadaan mereka. 

Jika ada pernyataan, 'oh, memang itu tidak terdengar dari dalam, tapi percaya deh kalau kita tau kok ada penumpang di dalam'.. And it does sound like full of BS (pse forgive my words). 

Komunikasi itu dua arah, bagaimana caranya penumpang yang berada di dalam elevator merasa bahwa keberadaan mereka diketahui jika tidak ada tanda-tanda yang menyatakan demikian? 

Sistem  Pengamanan Lift tidak memungkinkan lift untuk meluncur jatuh? Saya percaya bahwa sistem itu buatan manusia and error exists. Yang saya mau tekankan, apa sistem tersebut sudah lulus uji ulang setiap mungkin 6 bulan sekali? 

Setelah ada kejadian tersebut, saya lagi-lagi teringat ucapan alm ayah saya.. 

"You cant count anyone but you"..  Yang berarti? ya saya memang tidak bisa mengandalkan orang lain untuk membantu saya menyampaikan uneg-uneg ini, meskipun untuk beberapa perusahaan, hal tersebut merupakan mandatory. 

To be frank, jika hal ini terjadi beberapa waktu lalu, dalam hitungan jam tentu sudah melayang surat complaint dari bagian HSSE kami berikut arahan-arahan yang harus kami lakukan seandainya hal tersebut terjadi. 

Hmm.. im not comparing apple to orange, namun kondisi nearmiss memang tidak bisa dianggap remeh.  Hal yang belum pernah terjadi selama saya bekerja tahunan di perusahaan ini. 

Seorang sahabat saya - si cantik Debby Cintya langsung angkat bicara, sekaligus mengarahkan saya akan hal-hal yang patut dilakukan. (- TQ much atas supportnya ya neng ..) ...

Well, ya sudahlah... at the end of the day, saya belajar bahwa terkadang.. kita memang harus tau bagaimana bersikap dalam menghadapi beragam situasi yang ada. 

Pada akhirnya.. work is only work,.. dan menuntut orang lain untuk cukup punya empati, peduli maupun bersikap tanggap akan situasi yang timbul.. kadang laiknya menggarami laut.. :) 

Sekian dulu dari saia.. 
Saya tutup dengan doa, semoga apa yang saya alami, tidak akan pernah rekan-rekan alami ya.. 

Selamat akhir pekan semua.. 
Stay safe.. 








Rabu, 22 Januari 2014

How to be a good receptionist

Dear Readers,

Kali ini, ijinkan saya posting sesuatu yang mungkin bisa berguna bagi nusa bangsa  beberapa orang :


HOW TO BE A GOOD AND RELIABLE RECEPTIONIST


Part 1 : Having the Right Skills

Being a receptionist is far from easy. As you represent the company, you must have the right skill on doing so.

Below is what you need to have to be a good receptionist :

1.      Multi tasking
Considering that you are meeting visitors/clients and deal with employees as well, not to mention handle several admin matters, you need to be able to do it in a fashionable way.
2.       Have handy telephone list
Considering the task you are having, please ensure you have created your own handy telephone list. Listing them orderly and easy to understand when you are away.
3.       Have a know-how to do simple Microsoft Office file.
4.       Know your ‘tools’ – means that you need to be able to deal with electronic equipment that you are dealing with every day.
5.       Be Dependable (dapat diandalkan)
6.       Be a good listener, when there are people who need to have your assistance, ensure that you listen to them first, and try to offer the best solution you have. If you don’t have any, please do not hesitate to direct it to your supervisor.
7.       Answer the phone politely, and not more than 3 rings. Standard Greetings for us is –
 “PT ..... , Good Morning” .. other greetings which is acceptable
“ PT ....... – how may I assist you?” ..
-          Listen Carefully to the caller. Ensure that you got the name right. Repeat back if necessary. Write the message (if he/she plan to leave it) and read it to reconfirm with caller.
-          Direct the call politely, never underestimates the caller despite the accent/language that he/she may use.

8.       Greet delivery personnel (courier) with the same professionalism and politeness as any other visitor. This includes but not limited the same treatment you must give to all employees, no matter the level they are in.

Part II : Presenting Yourself Well

1.       Have a positive attitude
Considering you are company’s front liner, please ensure that you always have a cheerful smile on your face. Try to do your best to accommodate them, no matter how difficult they are. This includes visitors, couriers or employees.

2.       Have a greeting ready. Ensure that people are not feeling neglected.

3.       Be respectful, treat people rite. As this is work, no one wants to know how bad your day has started. Leave everything on where it should be.

4.       Dress to impress. Sandal or flip-flop is a big NO when you are in reception. Keep your appearance tidy. Over make-up is far from necessary, but a touch of blush on and soft lipstick will surely kick a smile.



receptionist.jpgTips and Tricks


1.       Keep personal biz out of your working area. This includes internet/computer usage during working hours.
2.       Find someone to take the desk when you are away for your personal needs (toilet/shalat, etc.). Ensure the person know how to replace you temporarily.
3.       Be sincere, never ‘fake’ being nice as people can see right through it. You can easily bring down the reputation of the company for doing so.

4.       Never get into an argument either with visitors, caller or colleagues. Be respectful and high manner. 

Nahh... sekian postingan yang cukup serius dan rada nyinyir (as always).. 
Semoga berguna ya.. 

Jumat, 03 Januari 2014

Postingan remeh -temeh : Apa warna auramuuuhh???

Hellow readers..

Postingan random saya di awal tahun ini beneran asal..

Hasil googling iseng soal aura dan warna ungu..

http://www.quotev.com/quiz/1366538/What-is-Your-True-Color-Aura/


Purple

Your Aura is Purple!

Personality: Purples hold themselves to sky high standards, and are always very graceful. Purple is envied, idolized, and copied without even realizing it. They are an icon for those who know you. While it is hard to be a perfectionist, rest assured it’s paying off!

Purple is the most down to earth aura, they are the typical guy or gal next door. Purples may think they are better than others but deep inside they know they are not. Purple is very practical. Other auras take a liking into purple. Idealistic and thoughtful, they have the mind and ideas to change the world. Purple has the charisma of a great leader.

Purple always seems to know what to say or do in every situation they are confronted with. They exercise good judgment daily. They don’t agonize too much about their decisions, the right answer just seems to come to them. Purples have one of the most active imaginations, but tend to be more focused on what could be potentially possible than dreaming about the impossible.

Purples live a well balanced life and prefer to stay as calm as possible.Having a personality color purple or violet as your favorite color means you are sensitive and compassionate, understanding and supportive, thinking of others before yourself. You are a gentle and free spirit. Purples feelings run deep and you can be quite sensitive to hurtful comments from others, although you would never show it. People are drawn to your charismatic and alluring energy. You are usually introverted rather than extroverted and may give the impression of being shy although this is not the case. You are creative and like to be individual in most of your endeavors, including your dress and home decoration - you love the unconventional. You are idealistic, and often impractical, with a great imagination, Purples tend to look at life through rose-colored glasses. People who don't understand you sometimes think you are eccentric because you spend so much time in your fantasy world. You inspire others with your creative thinking and your ability to deal positively with adversity. Purples are very intuitive and quite psychic.

You are a generous giver, asking for little in return except friendship. You can be secretive, with even your closest friends not really knowing you well. You dislike responsibility and have difficulty dealing with real day-to-day problems.

You dislike being part of the crowd. You don't like to copy others and you don't like them to copy you. You are a visionary, with high ambitions, dreams and desires, and a compulsion to help humanity and to improve the planet earth.

You often hold positions of power because you are visionary, but you delegate to others all the minor details that you aren't interested in. You like to have the best of everything, so you aim high. Being the free spirit you are, you love to travel to experience different cultures and meet new people. You are a good judge of character and sum others up quite quickly and accurately, although you usually see the best in everybody. Time means little to you and you are often late for everything.

You trust the flow of the Universe to take care of everything. You can sometimes appear arrogant and conceited if operating from a negative perspective. You can be selfish and self-indulgent as you don't like being imposed upon by others beliefs and regulations.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Love Life: You're very passionate but often too busy for love. You need a partner who sees your vision and adopts it as their own

Yellow: Way to immature to meet our standards!

Pink: If outgoingness is on our “Have to have list” pinks are also one of the top choices for Purples

Green: Greens are way too shy and may be overlooked

Blue: Blue is one of the others that may meet our standards. They are deep and Sincere and is an awesome mate!

Orange: Can be just a little bit more mature than Yellow, but nawh I think we’ll pass

White: Way deep inside purples may have this strange feeling for whites
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Perfect Color Love Match: Red is the perfect mate for a purple they meet every standard of ours (#ebuseeettt)

Friendship Color: Blue is the perfect friend for a purple due to there introvert attitude

Color Opposite: Your color wheel opposite is Yellow. While yellow people may be wise, they lack the manners and class needed to impress you (- emang ga demen koneenggg..)

Words that Describe Purple: Intuitive, Seeking, Creative, Kind, Self-Sacrificing. Growth Oriented, Strong, Very Wise, and Rare (#termasukendangeredkahsaiah)

Purpose of Life: Saying Truths That Other People Dare Not Say (#yakaleee... )


Selasa, 31 Desember 2013

End of year posting

Dear Readers,

Its been a while that i have not post anything..
Yeah.. salahkan diriku yang malaysiong dan sulit fokus inih...

To be frank, having lots of things in your mind, yet unable to throw it out into writings is beyond words #tsaaaah..

Enihooo.. im freaking serious when talking about it..

Owkey.. lets start..

Seperti pakemnya (#opomeneh).. postingan akhir taun biasanya kek kaleidoskop #halah.. Dan, saya ikut yang biasa deh.. (#sokmainstream)..

Nah, postingan akhir tahun memang banyak bikin terharu, karena emang tahun ini banyak kejadian yang bikin gw geram, yet thankful..

Tahun ini dibuka oleh berita yang ngagetin, nyebelin dan confusing di kantor. Jadi owner - katanya.. memutuskan untuk memindahkan HQ kantor gw keee.. Kalimantan.. berasa kayak punya negara aja pindah ibukota.. bareng2 juga ke kalimantan..

As a breadwinner, kaget dong.. Dan jujur langsung kirim2 CV, ngitung2 kalo buka usaha deeste deesbe..

Tentu saja, dibarengi oleh istigfar berulang kali.. Emang bener banget deh.. rejeki itu Minallah.. jalan bisa beda-beda.. dan nyender itu dah paling bener sama Allah..

Dah nih ya.. abis itu.. yang resign banyak bener deh dari kantor..

Yawoloh.. tanya kenapah?? cencu sajaaahhh akibat visi yang ndak jelas jeh..

Beberapa yang hang-on, termasuk saiah.. mungkin yang masih wait-n-see.. mengingat kadang-kadang suka kayak orang meriang ketika bicara kebijakan.. ckckck..

(kalo jadi capres, ini yang ngambil kebijakan sangat NOT RECOMMENDED deh)..
well.. to cut the story short.. kebijakan tersebut dianggap sangat tidak menguntungkan, dan BATAL..

Eh.. ini kalau saya masi aja ngomongin kantor, bakalan habis waktu.. berhubung ini blog atas nama keluarga, senang-senang, dan how i live my life at the fullest.. im skipping some nasty parts..

Maapkeun sekali kalau saia malas membicarakannya. Beberapa hal memang sebaiknya tidak dibicarakan.. diterima sambil didoakan semoga orang-orang itu dibetulin misleknya sama Gusti Allah

(#doayangpanjangmugimugidikabulinaamiin).

Nah.. tahun ini juga, anak ragil masuk SD. Amazingly, he loves school.. Awalnya, sebagai emak-emak yang dulu suka males (#masihsampeksekarang), saya agak takjub melihat niat yang anak ragil tersayang tunjukkan.. dan Alhamdulillah, nilai-nilai yang ditunjukkan juga tidak mengecewakan..

So.. im a proud mom too..

love him to the moon and back.. :)

Sedangkan si mbarep, si jelita tersayang (#kataemaknyah)agak menurun semangat belajarnya.. dan mungkin ini salah gw juga, yang kurang pandai membagi waktu antara kerja dan rumah.. kali ini saya ngaku bener deh.. seriusan..

Nevertheless, i stunned when receiving her report for 1st semester, sambil mikir - ini anak kapan blajarnyahh??? Nilai rata-rata kirana 90.6 .. melihat hasilnya, siapa yang tidak heran, considering the spirit she has left. #berasangacalagih..

Okeh.. setelah kedua pelangi hati.. Giliran kelakuan komandan dirumah..

Nah, ditahun ini.. belahan jiwa tersayang kayaknya jadi rutin mancing di laut.. Berangkat sabtu pagi buta, dan balik minggu magrib. Ini sang prameswari wes pasrah ae, meski sebel karena kudu tidur ga ada yang gulingin #ehcurcol

Kenapa pasrah, kan pulangnya pasti bawa ikan seplastiiikk.. lumayan ngirit #modus

Well..in overall, why should i complain about a thing?

Entah kenapa, sepertinya saya sudah ada di titik.. dimana harus selalu bersender sama yang punya hidup.

Terdengar religius kah? Bisa iya bisa tidak.. namun yang pasti .. saya lelah dengan ketidakpastian yang sudah pasti, dan yang pasti kan hanya Allah. Jadi saya memilih istigfar saja deh.. sekaligus bersyukur atas semua pelajaran, rahmat yang Allah berikan kepada kami tahun ini.

Yes, we could've done better.. but we never regret what's done..

As i said before, what use to be meaningfull can instantly become meaningless, and i believe that's what i call LIFE..

Dalam dunia pertemanan, pada akhirnya persamaan akan mendekatkan, sementara perbedaan bisa menjauhkan. Kenapa saya tulis bisa? karena hal itu merupakan suatu pilihan. Mau dekat atau jauh? Is it worth enough or not? What is your priority in life?

Menurut ngana?

Menurut saya sih ya seperti itu..

Dan ini sih bukan curhat karena meskipun belakangan saya jarang bertemu sahabat2 saya, karena kesibukan dan prioritas kami masing-masing, we're doing fine.

Meskipun ada ganjalan sana sini, i thinks its soo human.. dan maklum menjadi salah satu pilihan mengingat ukuran sepatu setiap orang kan memang tidak sama..:) #edisinyengirgede

However, as I say..

You can easily tell who you are in front of your friends when they are setting up priorities. If you are not one of them, worries not.. As friendship is not merely by seeing each other, but it is in our busy world, we REMEMBER each other.

I think, i must wrap this up, as the writing starts to go nowhere..

NOW :

May you have a wonderful New Year's eve..

May life brings you joy and happiness..

May God gives you his blessing and mercy through the year to come

Happy New Year, Everyone.. !!!

Selasa, 03 Desember 2013

Walking Dictionary ? Well.. not entirely



Hei hooo readers..

I know.. its been a while from the last post.. Tapi mo gimana lagi ya?

BB sayah yang tadinya rupawan belakangan makeupnya suka luntur (#itubebehatoabisdiwantex)..

Enihoo.. kali ini saya mau ngomongin tentang "Walking Dictionary" alias kamus jalan..

Nah.. diantara inner circle saya.. teman-teman penyihir tersayang.. tugas saya emang yang jadi Walking Dictionary.

Bukan.. bukan karena saya yang paling pinter atau berpengetahuan luas.. cuman saja, mungkin saya yang punya profesi paling banyak berhubungan dengan beragam profesi.. Dari mulai yang 'unyu-unyu' ampe yang bikin "huek" #ehsiapsiapdikeplak..

Naah.. salah satu yang bikin senyum pagi ini adalah saat ada bbm masuk dari seorang teman.. pertanyaannya gini.. "Nanaaa.. Semper Fi artinya apaan? "

Nah.. Semper Fi sodara-sodara..

Sahabat saya sepertinya tau bener.. kalo saya penggemar Mark Harmon.. aka Gibbs - leader di NCIS tv series - serial di Fox TV..

Yeah rite sodara-sodara.. itu salah satu tontonan saya saat leyeh-leyeh akhir minggu #ibupemalastinggaldikutuk :(

Salah satu tagline para tokoh ini adalah.."Semper Fi" - yang artinya "Always Faithful"..

Semper Fidelis sendiri diambil dari bahasa Latin yang artinya "Always Faithful" atau "Always Loyal". Terkenal karena juga merupakan moto dari US Marine Corps (iyah, itu yang mas-mas nya ganteng semuahhh.. #kalodifilmsikbegitu)

Nah, itu cuman salah satu case dimana saya bisa menjawab pertanyaan yang diluar konteks pertemanan #halah.. selain saat iseng, seorang teman bertanya, jangan-jangan elu juga tau apa nama latin melinjo.. dan segera saya jawab Gnetum Gnemon.

I know.. tapi beneran ini jauh dari saya yang berasa sok pinter.. seriusan deh.. cuman memang kadang saya tertarik sama hal-hal yang gak penting. So far, yang saya anggap sebagai Walking Dictionary ya suami tersayang.. Pengetahuannya yang kadang bikin saya berasa paling oneng sedunia adalah saat dia menjelaskan sama para belahan jiwa rasi-rasi bintang..

Yawoloooohh... gw ngertinya Rasi Waluku doangggg.. #emakkurangbaca

Nah, sejalan dengan waktu dan anah-anak beranjak mulai besar #tsah #jebakanumur , mereka tidak lagi bertanya hal-hal yang bersifat duniawi, tetapi juga tentang Agama kami. Hal yang sejauh ini mungkin menjadi salah satu kelemahan saya. Saya tertantang harus bisa menjelaskan hal-hal yang tidak boleh menjadi sekedar dogma, Berarti? Lebih banyak baca dong Nad #suntrungdirisendiri

Anak saya yang besar dengan santainya bisa mengingatkan.. "Dulu belajar agama sampai mana sih, kok Al **** aja gak apal ".. huhuhu.. cemanah memang saiah inih..
Ya.. ya.. ya..

Diingatkan itu kan tanda sayang ya.. meskipun kemudian saya bisa memeluk kedua buah hati sambil berkata "Maafkan bunda nak, memang bunda belum hafal seperti kalian.. Mari menghafal bersama.." (sokbijakpadahal #jleb)

Hal-hal diatas membuat saya merasa jauuuhh banget dari title "Walking Dictionary"..

I am indeed a lifetime learner..

Pengetahuan saya tentang hal-hal yang remeh temeh itu ya sangat-sangat terbatas, dan semoga semakin bertambah sejalan waktu. Bukankah, menyenangkan rasanya saat bisa menjelaskan hal-hal yang ditanyakan sesuai porsinya?

Buat saya, hal itu ya salah satu pride menjadi seorang ibu. Menjadi 'Walking Dictionary' buat buah hati(- even not entirely.. yah.. beda tipis deh #tetepngarep) memang merupakan kebanggaan buat kita kan?

At the end, saya tutup tulisan remeh temeh ini dengan doa..
“Ya Rabbku, tambahkanlah kepadaku ilmu pengetahuan” [QS. Thaha : 114].

Semoga postingan ini sedikit banyak bermanfaat ya..

Jumat, 01 November 2013

A small - yet suprisingly "ThankYou"





Dear Readers...

Suatu pagi, saya dalam perjalanan menuju kantor. Seperti biasa, menggunakan moda transportasi non umum plat hitam (alias omprengan - iya itu loh angkot gelap #ngakuuuu).
Nah, seperti yang sudah pernah saya kemukakan sebelumnya, saya termasuk ke dalam golongan orang-orang yang beriman susah tidur di dalam angkutan (Ya Kaliiii.. kudunya mah tidur di kamar)..

Nah, sebelum kita lanjut membicarakan apa saja selain tidur yang bisa dilakukan di kamar (khusus Dewasa.. #ihiy), mari balik ke scene tadi..

Sambil bbm-an dengan beberapa sahabat dekat, saya melihat seorang mas-mas, tetiba sibuk mencari sesuatu.. melongok kesana-kemari, sambil terus-terusan membuka tutup tasnya. Terlihat mukanya khawatir sekali.. daaaannn melihat gayanya yang seperti itu.. saya rasa saya tau apa yang dia cari.

Tidak butuh seorang psychic juga untuk tau kalaauuu.. dia mencari telepon selularnya.. yang mungkin terjatuh atau apalah..

Dasar saya ya.. kepo tingkat dewa sekaligus gregetan ngeliat tuh orang.. Langsung saya colek jangan ditiru karena bukan muhrim sambil bertanya :
"Mas, handphonenya jatuh? Sini kasi nomornya ke saya, biar saya bantu miskol"..
Yawoloh gusti Allah.. si mas tadi melihat ke arah saya dengan tatapan tidak percaya lho.. Mungkin dipikirnya.. "Yeah.. bilang aja mau tau no hape gw.. jadi kapan-kapan bisa sms" -- yang tadi pikiran ngawur saya aja..

Saya - masi dengan muka mlongo saya yang kadang terlihat ajaib (kata misua), kembali menegaskan smbil menyiapkan telepon genggam.. ayuk berapa?.. Lalu... disebutkannya sederet nomor, yang dengan segera saya dial..

Daaannn... memang benar telpon selularnya terjatuh.. menggelinding ke barisan di depan beliau..Ya kaliiii.. mana mungkin keliatan yaaaa dari baris paling belakang (#hegh.. )..

Setelah telpon ditemukan.. si mas tersenyum dan berkata.. "Terima kasih sudah di miscall mbak".. Saya hanya senyum kecil sambil berkata.. "santai aja mas, memang sudah seharusnya begitu kan " (sok baek gak? padahal serius ngomongnyah.. )

Kemudia saya kembali asik ngobrol dengan sahabat-sahabat tersayang, anak2 penyihir itu.. Sampai waktunya saya turun angkot, mobile phone bergetar tanda ada pesan masuk..

Isinya : Terima kasih atas bantuannya ya mbak..

Sempat bingung dari siapa, karena nomornya tidak saya kenal..
Ternyata pesan singkat tadi dari HughJackman mas yang tadi saya miscall ..

Well.. disini, saya tidak mau menyatakan pada dunia bahwa saya orang baik.. i just need to tell you that i do what everyone else should do..

Bukankah kita, diciptakan sebagai khalifah di muka bumi, jadi.. sudah seharusnya berbuat baik pada sesama #halah..

And im serious when im talking about that..

Selamat berakhir pekan semua... Have a wonderful weekend.. indeed..




Friday Love Letter :)


Taken from google



Saya romantis?

Hmm.. gak juga? suami?? well.. to be frank, dia jauuuhh lebih romantis dari saya..
Mau bukti? Ini sepenggal surat yang beliau berikan kepada saya, usai saya iseng-iseng mengarang indah..

Untuk Si Gadis Hujan

Aku justru ingin mencintai mu
dengan mengucap kata
Karna rasa dari mu
dari tiada menjadi bahagia
Merajut segala asa sambil
memahat simpul2 keabadian
dr tiap lekukan waktu

Aku justru ingin mencintai mu
dengan menggambar semesta
Karna rasa dari mu
meleburkan hasrat dalam nuansa
Menyatukan tiap2 potongan
gambar dalam berbagai warna
agar KITA selalu ada

Aku justru ingin mencintai mu
dengan menarikan tarian surga
Karna rasa dari mu
menciptakan pelangi2 jiwa
Putih untuk mu agar berbias
bianglala... mengendap...
di temaram relung jiwa


Dan saya meleleh membacanya *kayak es krim kena teh anget

Jadi.. siapa yang lebih romantis, beliau kannn??? :)

Luv u to the moon hubby.. macacih note nyaa..
#ketjups